Kumpulan Ide Ventilasi Udara di Atap Rumah (LENGKAP)

ventilasi udara di atap rumah

Sirkulasi atau pergantian udara merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Ruangan apapun yang tidak memiliki jalur sirkulasi udara dengan baik maka tidak akan nyaman dihuni. Oleh karena itu, semua ruangan harus memiliki ventilasi untuk sirkulasi udara, entah di atap, di dinding, atau di bagian lain dari rumah tersebut.

Ruangan tanpa ventilasi tidak hanya kurang nyaman untuk dihuni, tetapi juga berpengaruh pada kesehatan penghuni rumah tersebut.

Salah satu tujuan ventilasi udara dibuat, di atap atau di bagian lain, adalah agar rumah senantiasa terjaga dari kelembapan. Dengan demikian, rumah akan terhindar dari jamur-jamur, bakteri, hingga virus yang hanya hidup di tempat lembap.

Jika Anda seorang pengguna rokok/vape, atau di rumah Anda ada orang yang merokok, maka sangat dianjurkan untuk membuat ventilasi udara yang cukup agar udara tetap berganti.

Selain itu ventilasi juga bertujuan untuk mengeluarkan polusi udara di dalam rumah. Tanpa disadari polusi udara juga bisa berasal dari dalam rumah, misalnya adalah asap dapur. Ventilasi udara membantu pergantian udara dalam rumah.

Ventilasi juga berfungsi untuk menghemat energi. Pergantian udara yang baik dapat menghemat penggunaan AC dan kipas angin. Pencahayaan dari ventilasi di pagi dan siang hari juga bisa digunakan untuk menghemat energi penerangan lampu.

Lalu, bagaimanakah cara memasang ventilasi yang baik? Tenang, berikut ini akan saya sajikan keterangan lengkap agar rumah Anda tidak hanya cantik, tapi juga nyaman dan sehat.

Cara Memasang Ventilasi yang Baik

pemasangan ventilasi udara di atap rumah
whatsapp.com

Memasang ventilasi udara ternyata tidak sembarangan. Jangan sampai salah meletakkan ventilasi rumah. Berikut ini beberapa hal yang harus Anda lakukan agar tepat dalam menentukan ventilasi rumah.

1. Menentukan Loteng

Anda harus menentukan area loteng yang akan digunakan. Perhitungan ini untuk menentukan dimensi panjang dan lebar. Hasil yang didapatkan tersebut kemudian dikalikan, lalu dibagi  300. Dengan itu Anda akan mendapatkan besaran ventilasi atap yang ideal. Cara ini perlu dilakukan agar luas ventilasi sesuai dengan luas atap.

2. Menyesuaikan Ukuran Ventilasi.

Apabila Anda telah mendapatkan ukuran ventilasi, maka tahapan berikutnya adalah pemasangan ventilasi. Pemasangan ini disesuaikan dengan dimensi yang telah dilakukan sebelumnya.

3. Memasang Ventilasi.

Posisikan ventilasi tepat 40 cm di bawah puncak atap. Di sinilah titik yang menjadi pusat udara panas berkumpul dari bawah. Jika ventilasi ini di atap, pemasangannya disesuaikan dengan model atap rumah yang Anda gunakan. Akan tetapi jika di atas pintu, maka sesuaikan dengan ukuran pintu rumah Anda.

Ventilasi Udara di Atap Dapur Rumah

ventilasi udara di atap dapur rumah
youtube.com

Ketika akan mendesain ventilasi dapur maka Anda harus memperhatikan beberapa hal. Salah satunya adalah letak ventilasi dapur.

Berikut ini beberapa ide ventilasi dapur rumah.

1. Desain Ventilasi Dapur Model Silang

Desain ventilasi dapur model silang ini merupakan model ventilasi yang banyak ditemukan. Hal itu karena desain ini lebih simpel dan mempunyai nilai seni yang tinggi. Desain ventilasi dapur model silang ini cukup efektif untuk dapur minimalis yang memiliki luas ruangan terbatas.

2. Desain Ventilasi Dapur Minimalis Dengan Sekat Garis-Garis

Model desain ventilasi dapur  ini merupakan model ventilasi dapur yang multifungsi karena menambah nilai desain eksterior dan interior. Desain ventilasi dapur ini juga merupakan ventilasi paling efektif dan efisien untuk keluar masuk udara.

Dapur merupakan ruangan untuk memasak, sehingga asap dari masakan tersebut akan terkumpul di dapur. Agar asap tersebut dapat keluar maka ventilasi ini adalah solusi yang tepat.

3. Desain Ventilasi Dapur Minimalis Terbuka

Model desain ventilasi dapur ini merupakan model desain ventilasi berbentuk jendela yang bisa dibuka dan ditutup. Tempatkan ventilasi ini pada bagian dapur dekat dengan kompor atau di tempat lain.

Ketika pagi sampai sore Anda bisa membuka ventilasi ini dan pada malam hari Anda bisa menutupnya kembali. Ventilasi ini merupakan model ventilasi yang cukup simpel, modern, dan akan memiliki nilai keindahan untuk rumah anda.

Selain itu, model ventilasi terbuka ini juga lebih hemat budget dan bahan.

Ventilasi Udara di Atap Kamar Mandi Rumah

ventilasi udara di atap kamar mandi rumah
hipwee.com

Pada kamar mandi yang menghasilkan uap air dengan temperatur tinggi, ventilasi udara berfungsi untuk mengatur dan melancarkan pola sirkulasi udara. Dengan demikian kenyamanan saat melakukan aktivitas di kamar mandi bertambah.

Tak hanya memiliki fungsi penting, sebaiknya tentukan juga desain yang menarik pada ventilasi di kamar mandi sehingga bisa dijadikan sebagai elemen dekoratif. Berikut ini beberapa contoh desainnya.

1. Ventilasi Kamar Mandi Jendela

Jenis ventilasi kamar mandi ini dipasang secara permanen dengan model jendela. Selain menjadikan kamar mandi dialiri udara alami, ventilasi jenis ini juga memberikan pencahayaan alami ke dalam kamar mandi. Ventilasi kamar mandi ini cocok digunakan pada hunian yang berada di wilayah tropis.

Ketika memasang, pastikan jendela ventilasi kamar mandi berukuran sesuai dengan luas ruangan. Tambahkan boven dengan posisi saling berhadapan sehingga aliran udara dapat langsung keluar-masuk dengan lancar tanpa mengendap. Jangan lupa sesuaikan ventilasi dengan ukuran pintu kamar mandi rumah Anda.

2. Ventilasi Kamar Mandi Jalusi

Selain model jendela, Anda juga dapat mengadopsi ventilasi model jalusi. Ventilasi natural ini dipasang pada jendela horizontal dan disusun pada kisi-kisi dengan celah sebagai jalur keluar masuk cahaya dan udara.

Seperti ventilasi model jendela, model jalusi juga memungkinkan cahaya untuk masuk ke kamar mandi. Selain itu, struktur kisi pada ventilasi ini sanggup menyaring udara kotor yang masuk ke dalam ruangan.

3. Ventilasi Kamar Mandi Skylight

Ventilasi kamar mandi skylight bisa  mengatur pola sirkulasi udara secara optimal. Dengan pemasangan yang tepat dan desain yang menarik, Anda dapat menerapkan ventilasi kamar mandi skylight ini di kamar mandi.

4. Ventilasi Kamar Mandi Loster

Anda dapat memanfaatkan loster untuk ventilasi kamar mandi. Loster berbentuk sangat unik dengan celah-celah bermotif dan berpola yang bisa menambah unsur dekoratif di kamar mandi.

Dengan model ini, Anda dapat memilih variasi bentuk dan motif loster yang sesuai dengan konsep hunian. Material loster biasanya terbuat dari kayu, semen, atau keramik.

Ventilasi Udara di Ruangan Rumah

Ventilasi Udara di Ruangan Rumah
beritakoropak.com

Rumah yang sehat harus memiliki sistem sirkulasi udara yang baik. Sistem ventilasi rumah menentukan seberapa sehat hunian pemiliknya. Sistem ventilasi rumah yang bagus harus bisa menyalurkan udara secara maksimal, menyediakan celah bukaan yang cukup, dan mampu menyaring debu atau udara kotor.

1. Jendela Ventilasi Sebagai Jalur Sirkulasi Udara

Jendela ventilasi merupakan ventilasi rumah permanen yang dipasang di atas jendela utama. Kesalahan yang sering terjadi dalam penggunaan ventilasi rumah ini adalah ukuran dan jumlahnya tidak disesuaikan dengan luas ruangan.

Minimal, ventilasi rumah jenis ini luasnya harus mencakup 5% dari luas ruangan. Ketika memasang, usahakan boven dipasang saling berhadap-hadapan (cross ventilating) agar udara panas dapat langsung keluar-masuk tanpa mengendap di dalam.

2. Loster (Ventilasi Rumah Dekoratif)

Ventilasi rumah medel ini memberikan tampilan berbeda pada rumah. Celah-celah ventilasi ini dibentuk  untuk memperlihatkan pola atau motif tertentu. Ukiran cerah pada ventilasi ini membuat loster berfungsi sebagai dekor ruangan.

Selain itu, ventilasi ini juga terbuat dari berbagai variasi material, seperti kayu, semen, atau keramik. Keunikan ini menjadikan ventilasi model loster bisa digunakan sebagai variasi sekat ruangan atau pagar rumah.

3. Ventilasi Rumah dengan Jalusi

Jalusi merupakan salah satu jenis ventilasi rumah alami yang dipasang pada jendela horizontal. Ventilasi rumah yang satu ini tersusun atas kisi-kisi, yang diantaranya terdapat celah untuk jalur masuknya udara dan cahaya.

Ventilasi ini dapat mengontrol intensitas cahaya yang masuk ke rumah karena material penyusunnya mampu menyerap dan memantulkan cahaya. Dengan strukturnya yang berkisi, ventilasi ini mampu menyaring udara kotor.

Ventilasi ini juga mudah untuk dibuka dan ditutup, sehingga penggunaanya dapat diatur sewaktu-waktu sesuai kebutuhan.

4. Sistem Ventilasi Rumah yang Mekanis di Dalam Atap

Rumah yang menerapkan sistem ventilasi mekanis biasanya menggunakan kipas penghisap (exhaust fan). Penyaring udara ini dipasang di atas plafon ruangan dan terhubung dengan jalur aliran udara yang berpusat pada Heat Recovery Unit (MVHR). Letak ventilasi ini adalah di loteng.

Pada mesin tersebut, udara  yang terhisap diekstraksi. Kemudian, hasil udara yang bersih disalurkan kembali ke dalam ruangan, sedangkan udara yang tercemar dibuang ke luar.

Demikian beberapa ide ventilasi udara untuk rumah, baik di kamar mandi, dapur, ataupun di atap rumah. Semoga dapat membantu Anda.

Terimakasih.

Avatar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *