Penjelasan LENGKAP Jenis, Bahan, dan Ukuran Kusen Jendela dan Pintu

Dear pembaca yang budiman, tema yang akan dibahas pada artikel kali ini adalah tentang rumah. Akan tetapi secara spesifik pada artikel ini akan dibahas tentang pengertian, jenis-jenis, dan ukuran kusen pintu dan jendela.

Selamat menyimak ya!

Pengertian dan Fungsi Kusen

 

Kusen adalah bingkai yang terbuat dari bahan-bahan tertentu yang berfungsi sebagai tempat menempelnya jendela, teralis, atau pintu. Kusen ini nantinya dipasang di dinding sebuah bangunan rumah.

Bahan-bahan yang biasa digunakan untuk membuat kusen adalah kayu, alumunium, besi, dan beton. Penggunaan bahan-bahan tersebut tentunya menyesuaikan dengan objek pintu maupun jendelanya.

Selain itu, desain bangunan rumah juga menjadi pertimbangan untuk menentukan bahan yang paling cocok. Misalnya, untuk bangunan dengan desain rumah tradisional atau rumah adat maka bahan yang paling cocok adalah kayu.

Rumah atau hunian Anda akan tampak lebih menarik dan enak dipandang apabila semua bagiannya serasi, termasuk kusen-kusennya. Usahakan model dan ukuran kusen sesuai dengan ukuran rumah Anda.

Sebagai contoh, jika rumah Anda mempunyai ukuran yang besar maka gunakanlah kusen yang besar juga. Adapun jika rumah Anda dibangun dengan desain minimalis, maka gunakanlah kusen yang berukuran minimalis juga.

Fungsi dan Kedudukan Kusen

1. Fungsi kusen

Kusen ternyata tidak hanya berfungsi sebagai tempat menempelkan daun pintu atau jendela saja. Berikut ini adalah beberapa fungsi dari kusen.

  • Sebagai tempat peletakan daun pintu atau jendela
  • Sebagai bagian dari sebuah konstruksi bangunan
  • Sebagai penyekat dinding bangunan

2. Kedudukan Kusen

Berdasarkan kedudukannya, kusen terbagi menjadi beberapa bagian. Maksud kedudukan ini adalah tempat peletakan kusen pada umumnya. Berikut ini pembagian kusen berdasarkan kedudukannya.

  • Kusen jendela kamar
  • Kusen jendela kamar mandi dan toilet
  • Kusen jendela utama
  • Kusen jendela ruang makan
  • Kusen jendela ruang tamu
  • Kusen jendela ruang dapur

Setiap kusen dengan kedudukannya masing-masing mempunyai ukuran dan jenis yang berbeda-beda. Tentunya ukuran tersebut harus menyesuaikan dengan ukuran setiap ruangan agar rumah tetap tampak semakin indah.

Selain jenis yang digunakan harus sesuai dengan objeknya, kusen juga harus sesuai ukurannya dengan objek tersebut. Berikut ini ukuran kusen untuk jendela maupun pintu yang standar.

Ukuran Kusen Jendela dan Pintu

 

Sebenarnya orang-orang tidak terlalu mempermasalahkan ukuran kusen untuk jendela dan pintu di rumah mereka. Ukuran kusen menyesuaikan dengan model dan ukuran dinding rumah mereka.

Berikut ini hanya contoh beberapa ukuran kusen yang sering dijumpai. Tentunya berbeda ukuran antara kusen untuk jendela dan kusen untuk pintu.

Berikut ini penjelasan dan detail masing-masing kusen.

Ukuran Kusen dan Daun Jendela

 

Ukuran kusen untuk jendela maupun daun jendela setidaknya dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok. Berikut ini uraiannya.

1. Jendela Utama

Jendela utama adalah jendela yang biasanya terletak di ruangan rumah bagian paling depan. Kebanyakan rumah, baik rumah mewah ataupun rumah dengan desain minimalis, ruangan paling depan adalah ruang tamu. Nah, jendela ini terletak di ruang tamu.

Ukuran yang standar dan disarankan untuk jendela ruangan ini adalah dengan lebar minimal 80 cm dan tinggi 120 cm.

2. Jendela Kamar Tidur

Kamar tidur sehat adalah kamar yang memiliki sirkulasi udara yang cukup. Jalan untuk sirkulasi udara tersebut adalah jendela dan ventilasi. Jendela yang disarankan untuk ruang kamar tidur adalah dengan lebar minimal 60 cm dan tinggi 80 cm.

Selain untuk sirkulasi udara, jendela juga menjadi tempat masuknya cahaya matahari. Cahaya matahari sangat penting agar kamar tetap terjaga kualitas kenyamanannya.

3. Jendela Boven 

Jendela boven adalah jendela yang biasanya dipasang di ruangan dapur dan kamar mandi / toilet. Fungsi udara ini adalah untuk sirkulasi udara dan pencahayaan matahari.

Ukuran jendela ini biasanya lebih kecil daripada jendela untuk ruangan-ruangan lainnya di dalam rumah. Jendela ini pada umumnya memiliki ukuran lebar dan tinggi yang sama, yaitu 30 cm.

Ukuran-ukuran di atas merupakan ukuran yang disarankan. Anda boleh memilih ukuran lain untuk kusen jendela ataupun pintu rumah Anda. Sesuaikan dengan model dan ukuran rumah Anda agar rumah Anda semakin cantik.

Ukuran Kusen dan Daun Pintu

 

Berikut ini beberapa saran ukuran standar untuk pintu di ruangan-ruangan rumah Anda. Selain ukuran, berikut ini juga akan dijelaskan saran jenis pintu yang digunakan.

1. Pintu Ruang Depan / Ruang Tamu

Ukuran yang disarankan adalah lebar 152 cm dan tinggi 220. Adapun jenis pintu yang disarankan adalah pintu double atau pintu desain melengkung.

2. Pintu Ruang Kamar Tidur

Ukuran yang disarankan untuk adalah lebar 92 cm dan tinggi 220 cm. Jenis pintu yang disarankan adalah pintu PVC.

3. Pintu Ruang Kerja

Ukuran yang disarankan adalah sama dengan pintu untuk ruang kamar tidur, yaitu lebar 92 cm dan tinggi 220 cm. Jenis pintu yang disarankan untuk ruangan ini adalah pintu panel.

4. Pintu Ruang Santai Keluarga

Ukuran yang disarankan untuk pintu ruangan ini adalah lebar 92 cm dan tinggi 220 cm. Ukuran yang sama dengan dua ruang di atas. Adapun jenis pintu yang disarankan untuk ruangan ini adalah pintu geser atau pintu lipat.

5. Pintu Ruang Kamar Mandi

Ukuran yang disarankan untuk pintu kamar mandi adalah lebar 72 cm dan tinggi 220 cm. Jenis yang disarankan adalah pintu engineering.

6. Pintu Ruang Gudang

Ukuran standar yang disarankan untuk pintu ruang ini adalah lebar 92 cm dan tinggi 220 cm. Jenis yang disarankan adalah pintu dengan bahan triplek.

7. Pintu Ruang Garasi Mobil

Ukuran yang disarankan untuk pintu ruang garasi adalah lebar 250 cm dan tinggi 300 cm. Pintu yang disarankan adalah rooling door.

Ukuran-ukuran tersebut di atas sudah termasuk dengan ketebalan kusen.

Sebagai catatan, ukuran standar yang disarankan di atas hanya bersifat saran saja. Apabila kurang cocok dengan bangunan rumah Anda, maka gunakan ukuran yang sesuai dengan ukuran dan kebutuhan rumah Anda.

Bahan Material Kusen Jendela dan Pintu

 

1. Kusen dengan Bahan Kayu

Kayu merupakan bahan yang paling banyak digunakan untuk pembuatan kusen jendela maupun pintu. Kelebihan kusen dengan bahan ini adalah pemasangannya cukup mudah. Untuk menempelkan kusen bahan kayu ke dinding adalah dengan paku yang panjang.

Kusen berbahan kayu ini digunakan untuk pintu yang terbuat dari bahan kayu juga. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga dapat diaplikasika untuk pintu besi atau plastik.

2. Kusen dengan Bahan Alumunium

Kusen yang terbuat dari bahan alumunium memiliki kekuatan yang lebih rendah daripada kayu. Akan tetapi meskipun demikian, bahan alumunium tetap memiliki sisi kelebihan.

Kelebihan kusen bahan alumunium adalah aman dari gangguan hama hewan kayu. Kusen ini hanya dapat diaplikasikan untuk pintu atau jendela berbahan alumunium saja.

3. Kusen dengan Bahan Fiberglass

Fiberglass mempunyai sifat ringan dan solid. Bobot bahan fiberglass ini sangat ringan, tetapi mempunyai kualitas solid, tidak mudah patah, dan tentunya sangat kuat.

Bahan ini cukup mahal sehingga Anda harus mempersiapkan uang yang cukup banyak untuk pemasangannya.

4. Kusen dengan Bahan Unplasticized Polyvinyl Chloride (UPVC)

Model kusen dengan bahan yang satu ini biasanya hanya diapliksikan untuk kamar mandi dan toilet. Kusen berbahan UPVC ini khusus untuk pintu yang berbahnan plastik atau UPVC.

Nah, itulah penjelasan tentang kusen untuk jendela maupun pintu rumah Anda. Semoga dapat membantu Anda dan bermanfaat.

Terimaksih.

Tinggalkan komentar