Pakaian Adat Banten

Negara Indonesia memiliki 34 provinsi yang tersebar dalam seluruh penjuru Nusantara. Salah satu provinsi negara Indonesia adalah Banten. Provinsi Banten termasuk daerah yang kaya akan kebudayaannya. Salah satu contoh kebudayaannya adalah pakaian adat Banten.

Setelah sebelumnya saya membahas tentang adat istiadat Jawa Timur, maka pada artikel kali ini saya akan membahas secara detail tentang pakaian adat yang menjadi ciri khas masyarakat daerah tersebut, mulai dari jenis-jenisnya hingga keunikan yang terdapat pada pakaian adat tersebut.

Banten merupakan salah satu daerah hasil pemekaran atau pecahan dari wilayah Jawa Barat. Pemekaran tersebut terjadi pada tahun 2000 silam.

Apabila kita hitung mundur, berdirinya Banten itu belum lama. Sekarang adalah tahun 2020, berarti provinsi Banten baru berdiri sejak 20 tahun yang lalu. Apa saja hal-hal yang saya bahas dalam materi kebudayaan pakaian adat Banten? Yuk simak ulasan artikel berikut ini!

A. Mengenal Pakaian Adat Banten

Mengenal Pakaian Adat Banten
google.com

Banten adalah nama sebuah provinsi yang terletak di Pulau Jawa bagian barat. Daerah ini sangat berdekatan dengan wilayah DKI Jakarta.

Sebelumnya Banten masih merupakan daerah yang termasuk dalam wailayah kekuasaan gubernur provinsi Jawa Barat. Namun pada tahun 2000 Benten dipisahkan dari daerah kekuasaan Jawa Barat, sehingga terbentuklah provinsi baru, yaitu Provinsi Banten.

Mmasyarakat wilayah Provinsi Banten memiliki kekayaan yang sangat melimpah dan berakena ragam. Salah satu kekayaan mereka adalah kekayaan kebudayaan pakaian adat.

Banyak kebudayaan masyarakat Banten sangat mirip dengan kebudayaan daerah-daerah lain. Hal itu terjadi karena banyaknya masyarakat pendatang dari daerah luar provinsi.

Para pendatang tersebut memasuki wilayah provinsi Banten melalui jalur laut dan mulai membumikan kebudayaan dari daerah masing-masing.

Salah satu kebudayaan Provinsi Banten yang mirip atau terpengaruh dengan kebudayaan daerah lain adalah dalam hal pakaian adat.

Namun, meskipun demikian kebudayaan pakaian adat masyarakat Banten tetap memiliki ciri-ciri khas. Pakaian adat tersebut bahkan menjadi salah satu target bisnis lokal.

B. Nama-Nama Baju Adat Banten

Nama-Nama Baju Adat Banten
google.com

Provinsi Banten mempunyai banyak kekayaan kebudayaan, mulai dari bahasa daerah, makanan khas, tari-tarian, adat istiadat, hingga pakaian adat.

Pakaian adat Banten setidaknya dapat kita kelompokkan menjadi lima kategori, yaitu pakaian untuk pengantin, pakaian adat pangsi, pakaian adat Baduy dalam, pakaian adat Baduy luar, dan pakaian adat Baduy modern.

Berikut ini adalah lima kategori pakaian adat tersebut beserta nama-namanya.

  1. Pertama, pakaian adat untuk pengantin adalah pakaian pengantin.
  2. Kedua, pakaian adat Banten untuk pria adalah pakaian pangsi.
  3. Ketiga, pakaian adat Banten Baduy dalam bernama jamang sangsang.
  4. Keempat, pakaian adat Banten Baduy luar bernama baju kampret.jamang sangsang
  5. Terakhir, pakaian adat Baduy Modern.

Keterangan dan penjelasan setiap kategori pakaian adat tersebut akan saya ulas pada bab-bab berikut ini. Simak terus ya!

1. Pakaian Adat Pengantin 

Pakaian Adat Pengantin Banten
sharingconten.com

Jenis pakaian adat yang pertama adalah pakaian adat pengantin. Pakaian adat pengantin ini merupakan baju yang biasa digunakan oleh sepasang mempelai pria maupun wanita yang sedang melangsungkan resepsi pernikahan.

Pada dasarnya pakaian adat pengantin Banten ini memiliki banyak kemiripan dengan pakaian adat Sunda untuk pengantin, mulai dari desain motifnya hingga model bajunya.

Kemiripan antara keduanya tersebut karena terpengaruh oleh kebudayaan Sunda yang sangat kental di daerah wilayah Banten.

Desain pada pakaian pengantin Banten ini sangat mewah dan elegan karena akan digunakan dalam acara atau momen yang istimewa.

Pada pakaian ini terdapat banyak perlengkapan dan aksesoris yang perlu kamu ketahui. Pakaian untuk pengantin pria berbeda dengan pakaian untuk pengantin wanita.

Perlengkapan dan aksesoris yang harus ada pada pakaian adat pengantin pria adalah sebagai berikut.

  • Pakaian atasan berupa baju koko dengan kerah di leher
  • Pakaian bawahan berupa kain samping
  • Penutup kepala
  • Sabuk atau ikat pinggang yang terbuat dari bahan kain batik dengan motif serupa
  • Selop
  • Senjata keris atau golok

Adapun perlengkapan dan aksesoris pada pakaian adat Banten untuk wanita adalah sebagai berikut.

  • Pakaian atasan berupa baju kebaya
  • Pakaian bawahan berupa kain samping atau batik
  • Selendang yang dipakai dengan cara diselempangkan ke bahu
  • Penutup kepala

Sebagai catatan tambahan untuk perlengkapan pakaian adat pengantin wanita, penutup kepala biasanya terdiri atas kembang goyang berwarna keemasan. Kemudian terdapat juga sebuah susunan bunga melati yang diselipkan di bagian sanggul.

2. Pakaian Adat Banten Pangsi

Pakaian Adat Banten Pangsi
google.co.id

Pakaian adat selanjutnya adalah pakaian adat pangsi. Pada awalnya, pakaian adat yang satu ini lebih populer dalam masyarakat Sunda sebagai pakaian adat Jawa Barat.

Namun seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan wilayah Banten, pakaian adat ini juga menjadi salah satu pakaian adat masyarakat Banten yang dipakai ketika melakukan aktifitas sehari-hari.

Selain mejadi pakaian untuk melakukan aktifitas sehari-hari, pakaian adat pangsi ini juga biasa digunakan ketika seseorang mengikuti latihan silat tradisional. Latihan silat tersebut merupakan salah satu adat yang sering digelar oleh masyarakat Banten.

Pakaian adat pangsi ini merupakan pakaian adat yang khusus untuk kalangan kaum pria.

Sebagai pengetahuan tambahan, nama pakaian adat pangsi ini ternyata merupakan sebuah akronim atau singkatan.

Pakaian adat pangsi adalah singkatan dari frase Pangeusi Numpang ka Sisi. Frase tersebut memliki arti pakaian yang menutupi badan.

Pakaian adat pangsi ini terdiri atas tiga susunan. Tiga susunan tersebut adalah tangtung, nangtung, dan samping.

Cara pemakaian pakaian adat pangsi ini adalah dengan cara membelitkan dan menumpang seperti ketika seseorang sedang memakai sarung.

3. Baju Adat Baduy 

Baju Adat Baduy 
google.com

Selanjutnya, pakaian adat masyarakat Banten adalah pakaian adat Baduy. Pakaian adat yang satu ini berasal dari Suku Baduy, salah satu suku penghuni wilayah Banten.

Suku Baduy adalah masyarakat yang terkenal sebagai suku asli wilayah Banten. Suku Baduy ini memiliki sisi keunikan yang sangat menarik.

Keunikan tersebut terlihat dari sifat Suku Baduy ini. Masyarakat suku Baduy sangat menutup diri dari pengaruh-pengaruh luar, seperti kemajuan teknologi dan perkembangan zaman.

Suku Baduy biasanya terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Suku Baduy dalam dan Suku Baduy luar. Terdapat sedikit perbedaan antara keduanya.

Suku Baduy dalam tidak pernah ingin menerima dan tidak ingin berinteraksi dengan masyarakat luar daerah.

Adapun Suku Baduy luar ini masih menerima serta mau berinteraksi dengan masyarakat dari luar daerah. Namun interaksi tersebut juga tetap ada batasan-batasannya.

Dua macam Suku Baduy tersebut memiliki perbedaan dalam beberapa hal. Salah satu perbedaan yang mencolok adalah dalam masalah pakaian adat.

Apa saja perbedaan pakaian adat keduanya? Yuk simak ulasan pada bab berikut ini!

4. Baju Adat Baduy Dalam

Pakaian Adat Baduy Dalam
google.com

Terdapat dua pakaian adat milik Suku Baduy dalam, yaitu pakaian adat untuk pria dan pakaian adat untuk wanita.

Pakaian adat Suku Baduy dalam yang khusus untuk oleh kaum pria bernama jamang sangsang. Cara pemakaian pakaian adat ini adalah dengan cara menyangsangkan atau menggantungkan ke badan

Bahan dasar untuk memproduksi pakaian adat jamang sangsang ini adalah pintaian kapas asli yang merupakan hasil tani dari hutan. Selanjutnya, para pengrajin akan menjahitnya secara manual dengan tangan.

Desain pakaian adat Suku Baduy dalam yang khusus untuk kaum pria ini biasanya adalah dengan warna putih. Warna tersebut melambangkan kesucian Suku Baduy yang tidak terpengaruh dengan budaya luar

Adapun desain untuk pakaian adat Suku Baduy dalam yang khusus untuk kaum wanita adalah dengan warna biru ketuaan.

Pakaian adat yang khusus untuk kaum wanita ini memiliki panjang dari dada hingga tumit. Biasanya para kaum wanita mengenakan pakaian ini ketika beraktifitas sehari-hari dalam rumah.

5. Pakaian Adat Baduy Luar

Pakaian Adat Baduy Luar
google.co

Pakaian adat Suku Baduy luar bernama baju kampret. Nama dari pakaian adat ini memiliki arti yang unik, yaitu kelelawar.

Desain pakaian adat Suku Baduy luar ini adalah dengan warna hitam dan tampilannya cukup dinamis serta elegan.

Pada pakaian adat Suku Baduy luar ini terdapat banyak kemajuan daripada Baduy dalam. Proses produksi pakaian adat ini adalah dengan jahitan mesin, kancing, dan kantong.

Selain itu, bahan untuk membuat pakaian adat ini juga lebih bebas, tidak harus murni terbuat dari kapas murni.

Salah satu cara untuk membedakan antar orang Suku Baduy luar dengan orang Suku Baduy dalam adalah dengan cara melihat ikat kepala yang mereka kenakan.

Ikat kepala yang biasa untuk orang Suku Baduy luar memilik warna biru tua dan bermotif batik. Sedangkan ikat kepala untuk orang Suku Baduy dalam memiliki warna putih.

6. Baju Adat Banten Modern

Baju Adat Banten Modern
google.go.id

Masyarakat Banten memiliki pakaian adat tersendiri yang mereka gunakan ketika menghadiri acara pernikahan atau lebih familiar dengan nama baju pengantin.

Baju pengantin Banten dapat kita kelompokkan menjadi dua, yaitu pakaian untuk pria dan pakaian untuk wanita.

Pada pakaian penganti pria biasanya terdapat berbagai aksessoris, mulai dari penutup kepala, baju koko, kain samping, ikat pinggang, hingga selop.

Adapun pada pakaian pengantin wanita, terdapat perlengkapan hiasan-hiasan berupa kembang giyang, rangkaian bunga melati, kebaya, selendang, dan selop.

Pada pakaian adat Banten modern terdapat tambahan aksessoris-aksessoris lain. Tujuanya tetap sama, yaitu untuk meambahkan kesan cantik dan elegan pada pakaian ini.

Adapun untuk motif dan desain pakaiannya tetap sama dengan desain motif pakaian adat Banten pada umumya.

I. Apa Keunikan Pakaian Ini

Apa Keunikan Pakaian Adat Banten Ini
google

Keunikan yang terdapat pada pakaian adat Banten terletak pada hiasan-hiasan yang melengkapi pakaian adat. Setiap hiasan pakaian adat ini mengandung filosofi dan memiliki makna tersembunyi.

Salah satu keunikan pakaian adat ini terdapat pada pakaian pangsi. Pada pakaian ini terdapat tiga susunan, yaitu nangtung, tangtung, dan samping. Cara memakainya adalah dengan dibelitkan seperti memakai sarung.

Demikian penjelasan dan keterangan tentang pakaian adat yang merupakan salah satu kekayaan budaya masyarakat Banten. Semoga dapar membantu menambah wawasan dan bermanfaat bagi Anda.

Terimakasih.

Tinggalkan komentar