Contoh dan Cara Membuat Kerajinan dari Sabut Kelapa

Pohon kelapa merupakan pohon yang sangat banyak manfaatnya. Dari buahnya saja kamu bisa bikin kerajinan dari batok kelapa, kerajinan dari sabut kelapa, dan masih banyak lagi.

Bagi para pebisnis, pohon kelapa memiliki potensi ladang bisnis yang sangat besar. Mulai dari bisnis umkm seperti jual kerajinan dari sabut kelapa, hingga ekspor batok kelapa.

Sabut kelapa merupakan salah satu serat alam yang bisa diolah menjadi beberapa kreasi kerajinan tangan.

Pada artikel ini saya akan mengajak kamu untuk belajar tentang pohon kelapa, khususnya dalam menemukan ide menarik berkreasi dengan bahan sabut kelapa.

Pada artikel lain saya juga pernah menulis ide memanfaatkan batok kelapa untuk membuat kerajinan.

Ciri-Ciri Pohon Kelapa

 

Pada bab ini saya akan memberikan 7 contoh ciri-ciri pohon kelapa. Dengan mengenali ciri-ciri pohon kelapa ini diharapkan kamu lebih gampang menemukannya.

  1. Dari segi bentuk fisiknya, pohon kelapa hanya memiliki satu batang dan tak bercabang sama sekali dan berdiri tegak, namun kadang ada pula yang condong sedikit jika sudah tua.
  2. Pohon kelapa merupakan pohon berbatang tunggal. Pohon ini termasuk kategori cocos nucifera yang artinya anggota tunggal.
  3. Ciri-ciri pohon kelapa selanjutnya adalah memiliki biji yang tertutup. Dalam bahasa ilmiah hal ini disebut angiosperma, yaitu tanaman yang memiliki biji tertutup di dalam bakal buah.
  4. Pohon kelapa memiliki ciri-ciri berbiji monokotil. Artinya, pohon ini bijinya tidak terbelah menjadi dua bagian dan hanya memiliki satu keping.
  5. Dilihat dari akarnya, ciri-ciri pohon kelapa memiliki bentuk yang serabut dan berukuran kecil tapi juga banyak. Akar ini akan terus bertumbuh selama hidupnya, bahkan jumlah serabut dari pohon kelapa bisa mencapai ribuan ketika usianya sudah tua.
  6. Pohon kelapa berbunga majemuk. Dari sifat majemuknya ini pohon kelapa menghasilkan dua bunga berbeda dalam satu pohon. Yakni bunga jantan dan bunga betina, yang jumlahnya bisa sangat banyak.
  7. Buahnya berukuran besar. Minimal memiliki ukuran diameter 10 hingga 20 cm bahkan ada pula buah kelapa yang berukuran lebih dari itu.

Macam Macam Contoh Kerajinan dari Sabut Kelapa

 

Untuk mempermudah dalam belajar, sebaiknya kita melihat contoh yang sudah ada. Dalam hal ini saya akan memberikan contoh kerajinan dari sabut kelapa.

Tujuan dari contoh kerajinan sabut kelapa ini adalah supaya kamu gampang memahami dan mencoba membuat kreasi yang sama.

1. Pot dari Sabut Kelapa

 

Untuk yang pertama kali, saya akan memberikan contoh ide membuat kerajinan pot dari sabut kelapa. Kamu tidak perlu keluar biaya mahal untuk membuatnya.

Peralatan dan bahan yang perlu kamu siapkan adalah:

  1. Pisau
  2. Gunting
  3. Pisau besar
  4. Bor
  5. Sabut kelapa yang sudah kering
  6. Tali ijuk

Ikuti langkah berikut untuk cara membuat pot dari sabut kelapa:

  1. Ambil sabut kelapa dari kulit kelapa yang sudah mengering, kemudian gunakan linggis untuk melepas kulit kelapa agar kupasan sabut tersebut masih tetap terjalin.
  2. Lembarkan sabut kelapa dan potong bagian atas dengan memakai pisau besar. Kamu bisa menggunakan mesin pengolahan sabut kelapa agar lebih mudah.
  3. Tandai bagian bawah dan atas pada setiap belahan dengan menggunakan tipe ex. Bagian ini akan dibor untuk mengikat belahan sabut kelapa sekaligus untuk tali ikatan pot.
  4. Borlah secara hati -hati pada bagian yang sudah kamu tandai tadi.
  5. Talikan ijuk pada setiap lubang sabut kelapa sehingga setiap belahan sabut dapat menyatu.
  6. Setelah ikatan dalam terbentuk kemudian silanglah ikatan pada bagian luar. Lakukan hal ini pada seluruh belahan sabut kelapa.
  7. Pot sabut kelapa siap kamu gunakan untuk menanam tanaman anggrek atau pakis.

Kelebihan pot dari sabut kelapa:

  1. Terbuat dari bahan alami.
  2. Multifungsi dan lebih ramah lingkungan.
  3. Membantu pertumbuhan tanaman anggrek.
  4. Menyuburkan dan memperkuat akar tanaman.
  5. Memudahkan akar tanaman berkembang.
  6. Membantu menjaga kelembaban tanaman.
  7. Menambah daya tarik (estetika) tanaman.
  8. Cocok digantung di teras atau halaman rumah.

2. Keset dari Sabut Kelapa

 

Contoh kerajinan berikutnya adalah membuat keset dari sabut kelapa. Dengan membuat kerajinan ini kamu bisa menghemat banyak uang dan mengalokasikannya untuk hal lain.

Bahan yang perlu kamu siapkan untuk membuat keset dari sabut kelapa adalah:

  1. Sabut Kelapa
  2. Palu
  3. Pusau / gunting besar untuk finishing

Cara membuat keset dari sabut kelapa adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan tempat untuk menenun sabut (bisa dengan tiang yang memanjang)
  2. Siapkan tali yang akan menjadi alur untuk menenun.
  3. Anyaman sabut kelapa (seperti tenun), susun dari atas, disusun sejajar sampai semuanya penuh.
  4. Tiap kali mendapat anyaman, tolak dengan pukulan dari atas agar matras penuh & kuat.
  5. Potong dengan pisau / gunting sisa sabut kelapa.

Keuntungan menggunakan keset dari sabut kelapa adalah:

  1. Pembersih. Keset dengan bahan sabut kelapa bisa membersihkan kaki dengan lebih bersih daripada keset lain yang berbahan kain atau semisalnya.
  2. Bahan bakunya mudah didapat. Bahan untuk membuat keset ini sangat mudah untuk kamu dapatkan. Pohon kelapa ada di mana-mana, kamu tinggal ambil buahnya yang sudah masak dan mulai bersreasi.
  3. Tidak Berubah Warna Atau Tidak Mudah Pudar. Keset sabut kelapa ini terbuat dari bahan alami sehingga warna yang diberikan adalah warna yang tergores yaitu coklat. Kerajinan ini juga memiliki warna asli dengan warna tersendiri, dan juga tidak luntur.
  4. Keset Sabut Kelapa Lebih Halus. Sayangnya, kelapa ini bisa dibuat dengan tingkat kerumitan yang tinggi. Alas yang empuk akan menghasilkan permukaan yang sangat halus.

Proses pembuatan keset ini dilakukan oleh pengrajin dengan teknik tenun. Anyamannya sangat kuat dan strukturnya mirip. Inilah yang membuat keset ini memiliki kualitas yang tahan lama.

Daya tahan yang lama atau awet ini merupakan alasan utama bagi yang membutuhkan keset. Dengan ketahanan ini, fungsi loyalitas bisa dirasakan.

3. Cara Membuat Vas Bunga dari Sabut Kelapa

 

Berikutnya saya akan mengajari kamu cara membuat vas bunga dari sabut kelapa. Kerajinan ini nanti bisa kamu gunakan untuk menghias meja ruang kerjamu di rumah.

Peralatan dan bahan yang kamu perlukan tidak sulit untuk didapatkan. Cara membuat vas bunga dari sabut kelapa ini juga tergolong mudah dan simpel.

Berikut ini alat dan bahan yang perlu kamu siapkan:

  1. Sabut kelapa
  2. Wadah plastik
  3. Kanebo bekas
  4. Pisau kater kecil
  5. Tali
  6. Benang wol
  7. Bunga
  8. Gunting

Cara Membuat Vas Bunga dari Sabut Kelapa:

  1. Siapkan semua peralatan dan bahan yang kamu perlukan untuk membuat kerajinan ini.
  2. Masukkan sabut kelapa ke dalam wadah.
  3. Gunting sabut kelapa untuk merapikannya.
  4. Potong kanebo bekas, sesuaikan bentuk ukurannya dengan wadah.
  5. Bungkus tali sebagai alat gantung nanti.
  6. Agar sabut kelapa  tidak  mati, kamu bisa menjahit atau membungkusnya dengan benang wol.
  7. Masukkan kanebo terlebih dahulu  ke dalam  wadah, lalu ambil bunga mana yang ingin kamu pajang.
  8. Sekarang, vas bunga sudah siap untuk kamu gunakan.

4. Sapu dari Sabut Kelapa

 

Berikutnya, saya akan memberikan ide membuat kerajinan dari sabut kelapa yang sangat banyak beredar di segala daerah, yaitu sapu dari sabut kelapa.

Dengan kerajinan ini kamu bisa menghemat uang dan mengalokasikannya untuk keperluan lainnya. Bahan dan peralatan untuk membuat sapu dari sabut kelapa sangat mudah kamu dapatkan.

Berikut ini peralatan dan bahan untuk membuat sapu dari sabut kelapa:

  1. Tali nilon kecil
  2. Bambu atau Cagak
  3. Cap sapu
  4. Kawat
  5. Sabut kelapa
  6. Sikat
  7. Gunting
  8. Besi bentuk persegi
  9. Tongkat kayu

Adapun untuk cara membuat sapu dari sabut kelapa, kamu bisa mengikut langkah yang akan saya tuliskan di bawah ini. Perhatikan dengan baik.

Cara membuat sapu dari sabut kelapa:

  1. Lilitkan tali pada bambu atau kayu, lalu masukkan tali pada cap sapu.
  2. Serat kamu ikat dengan tali yang ada di cap sapu, lalu kamu tarik tali agar menyatu dengan cap sapu. Pekerjaan ini hampir sama seperti menjahit. Lakukan sampai serat memenuhi cap sapu.
  3. Setelah itu kamu luruskan serat-serat yang masih bergelombang dengan menggunakan besi yang bentuknya seperti persegi.
  4. Sikatlah serat dengan menggunakan sikat yang besar, tujuannya agar serat yang kurang kuat bisa terlepas.
  5. Gunting serat agar terlihat rapi.
  6. Pasangkan tangkai sapu dan sekarang sapu dari sabut kelapa sudah bisa kamu manfaatkan.

5. Media Tanam (Cocopeat) Sabut Kelapa

 

Sebagai pengganti tanah, cocopeat dapat kamu manfaatkan sebagai media tanam hidroponik maupun organik, media pembibitan, hingga pencangkokan tanaman.

Oleh karena mengandung klor yang tinggi, apabila klor bereaksi dengan air maka akan membentuk asam klorida. Akibatnya media tanam menjadi asam.

Pada umumnya tanaman menghendaki kondisi media yang netral. Jadi, sebelum kamu gunakan, sebaiknya cuci terlebih dahulu untuk mengurangi kadar klor tersebut.

Media tanam yang berasal dari sabut kelapa ini diperkirakan akan menjadi alternatif dunia untuk meningkatkan kesuburan dalam tanah.

Karena apabila dicampurkan dengan tanah yang berpasir, maka akan menghasilkan tanaman yang luar biasa.

Namun, karena tidak terdapatnya kandungan unsur hara pada media ini, penggunaanya masih diperlukan pupuk dan nutrisi tanaman.

Alat dan bahan untuk membuat media tanam (cocopeat) sabut kelapa:

  1. Sabut Kelapa
  2. Ayakan
  3. Alat Press

Cara membuat cocopeat:

  1. Pilihlah serat sekam dari buah kelapa yang sudah tua atau matang.
  2. Untuk menghilangkan senyawa kimia pada sekam kelapa, sekam kelapa harus kamu rendam terlebih dahulu selama kurang lebih 6 bulan karena senyawa kimia tersebut dapat menghambat pertumbuhan tanaman misalnya adalah zat tanin. Kandungan zat tanin ditandai dengan munculnya warna merah bata saat sekam direndam dalam air.
  3. Selanjutnya adalah membuat sekam kelapa menjadi serbuk sekam. Untuk membuat serbuk dari sekam buah kelapa, kamu bisa menggunakan mesin untuk membantu. Namun apabila tidak tersedia mesin, maka kamu dapat mencacah sekam tersebut setipis mungkin.
  4. Bahan baku berupa serbuk sekam buah kelapa kamu jemur selama 1 hari atau hingga kadar air kurang dari 15%. Kamu bisa mengukur kelembapannya dengan menggunakan alat.
  5. Apabila kadar air sudah berada di bawah angka 15%, langkah selanjutnya adalah proses pengayakan. Hasil ayakan serbuk sekam tersebut biasanya disebut “dust”.
  6. Sisa proses pengayakan berupa serat sekam bertekstur kasar yang disebut juga fiber kamu pisahkan dari hasil ayakan yang halus atau dust.
  7. Lakukan beberapa kali pengayakan untuk mendapatkan hasil serbuk dengan panjang yang sama.
  8. Selanjutnya adalah proses pencucian. Lakukan saat turun hujan sehingga pencucian lebih maksimal.
  9. Setelah kamu cuci dengan bersih, serbuk sekam perlu kamu keringkan hingga tingkat minimal kadar air mencapai 12%.
  10. Selanjutnya, untuk mendapatkan hasil akhir dengan bentuk balok yang sesuai, dust dipress menggunakan mesin press. Pada umumnya cetakan yang digunakan adalah berukuran 30x30x20 cm atau 30x30x15 cm yang masing-masing beratnya kurang lebih 5kg.
  11. Jika kamu akan menggunakan untuk bertanam sendiri, maka cocopeat sudah siap. Namun, apabila kamu ingin menjualnya, kamu bisa mengemas dengan plastik terlebih dahulu supaya tampilannya menjadi lebih menarik.

6. Cara Membuat Boneka dari Sabut Kelapa

 

Bagaimanakah cara untuk membuat boneka dari sabut kelapa? Berikut ini saya akan berikan penjelasan tentang cara membuat boneka dari sabut kelapa.

Bahan dan peralatan yang perlu kamu siapkan:

  1. Sabut kelapa yang bagus kondisinya
  2. Benang wol berbagai macam warna
  3. Gunting
  4. Gelas dari plastik
  5. Manik-manik
  6. Cat kayu dan kuasnya
  7. Kertas manila berbagai warna
  8. Lem tembak dan lem kertas
  9. Kardus sepatu bekas
  10. Ranting dan hiasan dari daun

Cara membuat boneka dari sabut kelapa:

  1. Ambil sabut kelapa kering dan bentuk menjadi segitiga.
  2. Kemudian bentuk menjadi seperti sarang burung.
  3. Ambil benang wol lalu lilitkan pada gelas plastik sebanyak 100 kali.
  4. Ambil lilitan benang tersebut pelan-pelan lalu ikat bagian tengahnya.
  5. Gunting bagian bawah dan atasnya sehingga membentuk bulatan kecil dan besar.
  6. Buat lagi dengan benang warna lainnya.
  7. Setelah jadi semua, hiasi dengan manik-manik bagian matanya, lalu ranting dan daun kamu pasang di atas sarang burung dari sabut kelapa tadi.
  8. Letakkan boneka di atasnya.

7. Cara Membuat Tempat Pensil dari Sabut Kelapa

 

Ide kerajinan berikutnya adalah membuat tempat pensil. Pada subbab ini saya akan mengajari kamu cara membuat tempat pensil dari sabut kelapa.

Kamu tidak perlu khawatir sulit atau mahal biayanya, karena dalam cara membuat tempat pensil dari sabut kelapa ini sangat mudah dan tidak perlu biaya mahal.

Perhatikan bahan, peralatan, dan langkah cara membuat tempat pensil dari sabut kelapa berikut ini!

Bahan dan peralatan yang perlu kamu siapkan:

  1. Tali sabut kelapa
  2. Roll tisu bekas
  3. Lem kayu
  4. Manik-manik
  5. Kardus berbentuk lingkaran
  6. Kertas kokoru
  7. Manik-manik bentuk pita

Adapun langkah cara membuat tempat pensil dari sabut kelapa adalah sebagai berikut:

  1. Lilitkan tali sabut kelapa pada tabung bekas tisu dengan merekatkannya. Tiga tabung bekas tisu kamu lilitkan dengan tali sabut kelapa. Semua bagian jangan sampai ada yang terlihat longgar ya.
  2. Rekatkan tali sabut kelapa pada kardus bentuk lingkaran dengan spiral.
  3. Tempelkan manik-manik di sisi tabung.
  4. Tempelkan ketiga tabung di atas alas bentuk lingkaran yang sudah kamu buat.
  5. Lilitkan pita untuk hiasan luarnya.
  6. Jangan lupa kasih aksesoris bunga.
  7. Tempat pensil dari sabut kelapa sudah bisa kamu gunakan.

8. Cara Membuat Tali dari Sabut Kelapa

 

Tali dari sabut kelapa atau sering disebut dengan tali sabut kelapa bisa kamu bikin dengan dua cara, yaitu secara manual dan dengan bantuan mesin pemintal sabut kelapa.

Ide kerajinan ini sangat menarik dan perlu kamu pelajari. Mengapa? Karena bahan dan cara membuat tali dari sabut kelapa ini sangat mudah, namun manfaatnya sangat besar.

Perhatikan cara membuat tali dari sabut kelapa berikut ini ya. Kamu bisa praktikkan sendiri di rumah nanti kalau sudah mahir.

1. Cara Membuat Tali dari Sabut Kelapa secara Manual

Untuk yang pertama, saya akan ajarkan bagaimana cara membuat tali dari sabut kelapa dengan tangan saja, tanpa bantuan mesin. Berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Kupas sabut kelapa dari batoknya.
  2. Setelah itu ambil beberapa sabut kelapa, usahakan jangan terlalu tipis atau terlalu kental.
  3. Gabungkan sabut kelapa dengan cara memutar atau memelintirkannya.
  4. Untuk panjangnya bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan kamu.
  5. Terakhir, ikat kedua ujungnya menjadi satu.
  6. Selesai sudah.

2. Cara Membuat Tali dari Sabut Kelapa dengan Mesin Pemintal

Tali sabut kelapa merupakan bahan baku pembuatan kerajinan tangan dari kelapa seperti pembuatan sapu, serta berbagai jenis kerajinan dari tali kelapa lainnya.

Mesin pemintal tali kelapa juga dapat digunakan untuk memintal tali dari mendong, eceng gondok, atau bahan lainnya. Untuk membuat tali dari kelapa kamu perlu mesin pemintal tali kelapa.

Mesin pemintal tali kelapa kelapa ini merupakan mesin yang digunakan untuk pemintalan tali dari sabut buah kelapa.

Tali sabut kelapa merupakan bahan baku pembuatan kerajinan kelapa misalnya untuk pembuatan sapu, serta untuk berbagai jenis kerajinan dari tali kelapa lainnya.

9. Tas dari Sabut Kelapa

 

Untuk yang kesembilan, saya akan berikan ide membuat kerajinan tas dari sabut kelapa. Perhatikan bahan dan peralatan yang kamu perlukan, serta langkah-langkah caranya berikut ini.

Bahan dan peralatan untuk membuat tas dari sabut kelapa:

  1. Sabut kelapa
  2. Resleting
  3. Benang
  4. Kain Turing
  5. Busa
  6. Pewarna tekstil
  7. Kuas
  8. Karton
  9. Gunting
  10. Cat poster

Adapun untuk langkahnya, ikuti petunjuk berikut:

  1. Sediakan bahan dan peralatan tersebut di atas.
  2. Pisahkan sabut kelapa dari buahnya.
  3. Bikin sabut kelapa menjadi tali tambang. Gunakan alat pemintal tali untuk langkah ini, karena pembuatan tali tambang lumayan sulit.
  4. Gambar dan bentuk pola tas yang kamu inginkan dengan menggunakan karton.
  5. Tali tambang yang sudah kamu bikin tadi, pasangkan mengikuti pola tas yang kamu buat.
  6. Selanjutnya kamu jahit tas agar lebih rapi, dan jangan lupa pasang resleting serta asesoris lainnya.

10. Kasur Sabut Kelapa

 

Kerajinan kasur sabut kelapa adalah perpaduan sabut kelapa dan lateks karet, yang menghasilkan sebuah produk yang bekualitas tinggi.

Kasur ini tidak perlu lagi menggunakan pegas atau per, namun sudah lentur dan empuk secara alami. Hal ini terjadi karena hasil proses pengeritingan serat sabut kelapa dan karet yang secara alami memiliki kepegasan serta kelenturan alami.

Kelebihan dari kasur ini juga anti bakteri, anti air (terkena air atau ompol anak atau susu anak mudah di bersihkan dan cepat kering). Dengan demikian, kasur ini aman untuk kesehatan bayi dan anak-anak.

Bagian Bagian Pohon Kelapa

 

Pohon kelapa memiliki bagian-bagian penting yang cukup banyak manfaatnya. Pada subbab ini saya tidak akan menyebutkan semua bagiannya.

Untuk meringkas, saya hanya akan menyebutkan beberapa bagiannya mungkin perlu kamu ketahui.

1. Akar

Dilansir dari steemit.com, akar kelapa memiliki fungsi dalam dunia kesehatan dan dunia arsitektur. Selain fungsi di atas, akar kelapa dapat digunakan untuk sebagai pewarna alami. Rebusan akar kelapa dapat mencegah penyakit pencernaan seperti diare, disentri, dan penyakit lainnya.

Seperti yang kamu tahu, akar kelapa memberikan inspirasi dalam rancang membangun bandar udara karena dinilai bentuknya yang kuat dalam menopang batang kelapa yang cukup besar dan tidak bisa tumbang hanya karena angin maupun terkena deburan ombak atau tsunami sekalipun.

2. Batang

Ciri khas batang dari pohon kelapa adalah permukaannya beralur-alur. Batang lebih besar dari lainnya dan sistem pertumbuhannya termasuk monopodial. Arah tumbuhnya pun bergerak lurus ke atas.

Jika batang kelapa diserut hingga permukaannya licin, dapat dibuat sebagai furniture rumah tangga. Untuk batang yang lebih tua umumnya dipakai sebagai kerangka bangunan rumah.

3. Batok / Tempurung

Kamu tahu jika tempurung kelapa atau yang sering disebut ‘batok’ adalah lapisan paling keras di buah kelapa? Berat tempurung kelapa sekitar 15-19 persen dari berat keseluruhan buah kelapa. Masyarakat tradisional suka sekali memanfaatkannya sebagai bahan pembakaran yang diolah menjadi arang.

4. Daun

Daun kelapa yang berbentuk sirip, penampang melintang pipih, dan permukaannya yang licin ini menyimpan banyak manfaat. Kegunaannya pun beragam.

Daun yang masih muda biasa untuk ketupat. Sedangkan di beberapa negara digunakan sebagai atap rumah atau dimanfaatkan untuk dibuat anyaman jerami.

Untuk mendapatkan daun kelapa tidaklah sulit. Kamu dapat membeli dari petani kelapa.

5. Bunga

Kamu akan sering menemui bunga kelapa di acara pernikahan yang memang membutuhkannya sebagai simbol tertentu. Selain itu, cairan manis  dari tangkai bunga disebut air nira. Dan beberapa orang mengolah air nira untuk difermentasikan sebagai tuak atau gula jawa. Menarik bukan?

Terimakasih sudah mampir membaca web saya. Semoga bermanfaat dan sehat selalu. Love you all.

Tinggalkan komentar