Kerajinan dari Kain Perca

Sebelum belajar kerajinan dari kain perca, tahukan kamu apa kain perca itu?

Kain perca merupakan kain sisa-sisa pembuatan pakaian. Jika kamu ke pabrik garmen atau penjahit, kamu akan melihat potongan-potongan kain kecil-kecil sisa dari pembuatan pakaian.

Potongan-potongan kain tersebut dinamakan kain perca.

Agar bisa dimanfaatkan kembali, maka kamu perlu memahami teknik menjahit kain perca dengan benar.

Kamu juga bisa kok memakai mesin jahit atau menjahitnya menggunakan tangan.

Kalau memang Kamu mampu mempelajari teknik menjahit kain perca dengan sesuai, maka Kamu akan dapat menghasilkan berbagai macam kerajinan yang unik dan menarik.

Karakteristik Kain Perca

Kain perca yang merupakan bahan produk kerajinan ini memiliki beberapa karakteristik tersendiri.

Berikut ini adalah beberapa karakteristik kain perca yang bisa kamu pedomani untuk membedakan dengan kain lainnya.

1. Berbentuk potongan

Kain perca ini memiliki potongan dari sisa-sisa kain besar.

Dengan begitu, maka kamu perlu menggabungkan bagian-bagiannya agar menjadi sebuah kerajinan tangan yang unik dan menarik.

2. Berukuran kecil

Dengan terbuat dari sisa potongan kain, maka hal itu membuat kain perca mempunyai ukuran yang kecil. Kondisi ini menjadikan kain perca dapat diolah dengan lebih gampang.

Sehingga kamu dapat berkreasi dengan menyambungkan beberapa kain perca kemudian membentuk motif agar lebih menarik.

3. Memiliki ukuran yang tidak sama rata

Biasanya kain perca akan mempunyai ukuran yang tidak rata dan boleh saja berbeda-beda.

Hal itu terjadi karena kain perca merupakan hasil dari sisa kain yang sudah tidak terpakai lagi.

Sehingga sisa guntingannya tidak serta merta sesuai dan dapat mengakibatkan pola kain menjadi tidak rata.

4. Mempunyai motif yang tidak beraturan

Di sebuah pabrik konveksi, kain perca biasanya ditemukan dengan memiliki motif yang beragam.

Oleh karena itu, kamu mesti memahami teknik serta cara yang tepat supaya dapat mengolahnya menjadi kerajinan yang mempunyai manfaat lain.

Contoh Kerajinan dari Kain Perca

Sebelum kita membuat kerajinan tangan dari kain perca, maka terlebih dahulu kita memilah kain perca berdasarkan motif, warna maupun bahan kainnya.

Contohnya saja, jika kita pengen buat kerajinan dengan tema berwarna merah.

Atau, mau buat selimut dari kain perca, maka yang mesti kita sesuaikan adalah dengan mengumpulkan kain perca yang bahannya lembut dan tidak panas.

Selain itu, kita tentukan juga, style (gaya) kerajinan dari kain perca yang akan dibuat.

Nah, apakah kamu menyukai hal-hal detail sehingga masih memakai kain perca dengan ukuran kecil atau tidak.

Jika kamu ingin bermain dengan kain perca berukuran kecil, maka tentunya akan memerlukan ketelitian dan kesabaran.

Penasaran bukan?

Yuk, simak selengkapnya berikut ini!

1. Taplak Meja dari Kain Perca

Pertama, kerajinan dari kain perca yang bisa kamu bikin sendiri di rumah adalah taplak meja.

Perhatikan langkah-langkah berikut:

  1. Siapkan gelas, kain perca dan bolpen.
  2. Letakkan gelas diatas kain perca untuk dibentuk menjadi sebuah lingkaran.
  3. Setelah membentuk lingkaran, lipat ujung-ujung kain perca yang sudah dibentuk dengan jarak pendek atau tidak jauh dari garis ujung lingkaran.
  4. Jahit lipitan tadi menggunakan jarum jahit, hingga rata pada semua ujung lingkaran.
  5. Tarik benang pada kain perca hingga kain percah membentuk lingkarang bunga yang indah, ikat tali mati pada lingkaran bunga.
  6. Lakukan ini beberapa kali. Siapkan 2 lingkaran bunga untuk digabungan.
  7. Tumpuk 2 lingkaran bunga tersebut secara rapi, jahit tepi bunga lingkaran dengan 3 kali lilitan.
  8. Tarik benang jahit, lalu tali mati pada akhir jahitan.
  9. Buka tumpukan bunga lingkaran yang menempel tadi.
  10. Lakukan cara tesebut secara berulang kali.Jahit lagi pada tepi- tepi double bunga lingkaran secara berulang kali hingga memanjang.
  11. Siapkan Kain Taplak Meja.
  12. Jahit bunga lingkaran yang digabung secara panjang tadi di ujung-ujung kain Taplak Meja.
  13. Untuk hiasan di tengah taplak meja bentuk sebuah rangkaian bunga yang cukup menarik.
  14. Bentuk sebuah rangkaian bunga secara berkali-kali hingga taplak meja terlihat lebih penuh dan menarik.
  15. Setelah kering buka rangkaian bunga tadi, setelah itu hasi akan nampak oleh kamu.

2. Tas dari Kain Perca

Alat dan Bahan

  1. Kain perca (motif batik lebih cantik)
  2. Busa angin tipis untuk bagian dalam
  3. Benang jahit
  4. Resleting
  5. Hiasan tas, bisa pita, kancing, dan lain-lain

Cara Membuat Tas Tangan dari Kain Perca

  1. Buat pola tas tangan di atas sebuah kertas terlebih dahulu.
  2. Potong kain perca agar memiliki ukuran yang sama, kemudian satukan dengan cara dijahit.
  3. Setelah kain perca disatukan menjadi sebuah lembaran kain yang lebar, gunting kain mengikuti pola yang sebelumnya sudah kamu persiapkan. Panjangkan sekitar 2 cm dari ukuran pola untuk lipatan.
  4. Letakkan busa angin di atas kain, lalu jahit bagian sisi-sisinya.
  5. Buat tali menggunakan kain perca, sesuaikan ukuran dengan pola yang sudah ada. Lapisi dengan bisa angin, kemudian jahit dan pasangkan pada tas.
  6. Pasang resleting dan hiasan tas untuk mempercantik tas yang kamu buat.
  7. Tas tangan dari kain perca sudah siap untuk kamu gunakan.

Tas ini bisa kamu gunakan untuk tempat laptop, kosmetik, bahkan untuk pergi ke pesta juga oke lho.

3. Hiasan Dinding dari Kain Perca

Banyak macam hiasan dinding yang bisa kamu bikin sendiri dengan bahan kain perca. Namun kali ini saya akan berikan satu contoh saja, yaitu hiasan dinding ala Amerika.

Bahan:

  1. Kain polos dalam 2 warna
  2. Pensil ataupun kapur jahit
  3. Gunting
  4. Meteran
  5. Jarum pentul
  6. Mesin jahit ataupun jarum serta benang katun
  7. Stiker setrika
  8. Benang katun tebal
  9. Pita motif kotak
  10. Bantalan
  11. Tangkai kayu

Cara Membuat:

  1. Awali dengan menggunting 16 buah bujur sangkar dalam ukuran yang sama dari kain polos.
  2. Satukan semua potongan kain tersebut dengan jarum pentul sampai membentuk satu bujur sangkar besar.
  3. Jahit memakai mesin jahit biar hasilnya rapi.
  4. Selanjutnya gunting 16 bentuk hati dari berbagai jenis bahan kain.
  5. Tempel bentuk hati ini pada masing- masing bujur sangkar kecil dengan memakai stiker setrika.
  6. Pakailah benang katun tebal buat menjahit tembus sejauh sisi luar bentuk hati buat memperoleh kesan jahitan tangan.
  7. Lalu guntinglah empat untai pita dari bahan polos buat pinggiran bujur sangkar. Gunakan jarum pentul buat menahannya padabujur sangkar tersebut.
  8. Gunting pita motif kotak serta jahit pada sudut- sudut lembaran pita yang baru kamu tempel.
  9. Jahit lembaran pita pada bujur sangkar besar sampai membentuk hiasan tepi.
  10. Sekarang gunting empat untai pita dari bahan polos.
  11. Jahit pada tepian bujur sangkar sebagai pinggiran penutup.
  12. Beri lapisan pada bagian belakang lembaran pita ini dengan bantalan.
  13. Guntinglah pita motif kotak jadi potongan pendek kemudian jahit pada bagian balik atas hiasan dinding untuk membentuk pita gantungan.
  14. Lapisilah bagian belakang hiasan dinding dengan kain polos serta masukkan tangkai kayu lewat pita gantungan supaya hiasan dapat digantung.

4. Keset dari Kain Perca

Berikutnya, contoh kerajinan dari kain perca yang bisa kamu bikin adalah keset.

Bahan dan Alat Membuat Keset Rumah dari Kain Perca:

  • Kain kanvas sebagai alas keset rumah. Namun kamu bisa menentukan ukuran keset ini sesuai dengan keinginan.
  • Kumpulan kain perca yang kamu miliki
  • Jarum khusus tapestry atau ukuran besar untuk menyulam
  • Benang sulam berwarna hitam
  • Gunting
  • Lem kain
  • Selotip hitam
  • Meteran

Proses Pembuatan Keset Kain Perca (Waktu Membuat: ±60 menit – tidak termasuk waktu persiapan)

  1. Siapkanlah kain kanvas yang akan dijadikan alas, ukur dengan besaran 70×50 cm, lalu gunting. Sisihkan.
  2. Siapkan kain perca, potong/sobek kain mengikuti seratnya dengan bentuk kecil dan memanjang. Buat potongan lebih panjang 10 cm dari alas keset rumah yang sudah dibuat.
  3. Setelah semua kain terpotong, kepang tiga helai potongan kain sehingga membentuk sebuah jalinan panjang. Proses ini sedikit memakan waktu. Maka itu lakukan saat kamu senggang sambil menonton televisi atau mengobrol dengan kelurga.
  4. Setelah kepangan selesai dibuat, rekatkan dengan menggunakan selotip hitam di kedua bagian ujungnya.
  5. Langkah selanjutnya, siapkan alas keset rumah dari kain kanvas yang telah dipotong, lalu olesi permukaannya dengan lem kain hingga merata.
  6. Tempelkan kepangan kain satu persatu sehingga seluruh permukaan alas tertutupi. Biarkan bagian ujung-ujungnya melebihi alas keset.
  7. Tekan-tekan kain dan pastikan seluruhnya tertempel dengan baik.
  8. Masukkan benang sulam ke dalam jarum, lalu jahit bagian ujung kepangan kain yang berlebih. Jangan lewatkan seluruh kepangannya agar bagian ujung keset rumah itu tampak rapi.

5. Kerajinan Bros dari Kain Perca

Alat dan bahan yang perlu kamu siapkan:

  1. Kain perca berbahan katun.
  2. Gunting. Gunakan gunting dengan ukuran sedang, jangan terlalu besar.
  3. Jarum pentul. Pilih jarum pentul yang sering digunakan untuk menjahit.
  4. Jarum jahit.
  5. Benang. Gunakanlah benang sesuai warna keinginanmu.
  6. Kancing. Pilihlah kancing yang benar-benar pas untuk bros dan sesuaikan dengan warna kainnya.
  7. Peniti bros.

Cara membuat bros:

  1. Gunting kain perca yang telah kamu siapkan tadi menjadi bentuk kotak. Gunting dengan ukuran kurang lebih 5 cm sebanyak 10 lembar.
  2. Setelah itu, kain perca dilipat menjadi 2 membentuk segitiga. Kemudian di setiap sudut bawahnya dilipat ke sudut atas.
  3. Kemudian lipat kain perca yang sudah ditusuk jarum pentul agar bentuknya tidak berubah.
  4. Gunting lipatan dari kain perca.
  5. Tusuk pada bagian lipatan kain perca hingga terangkai menjadi 10 lipatan kain perca.
  6. Setelah itu, matikan ikatan benang sehingga akan membentuk lipatan kain perca yang bertemu antara lipatan perca terakhir yang sudah dirangkai. Rapihkan dan tambahkan kancing di bagian tengahnya dan terapkan peniti bros.
  7. Rapikan dan bros pun sudah bisa digunakan.

Cara membuat bros dari kain perca memang tak sulit. Kamu bisa membuat aneka kreasi bros dari kain perca yang lainnya.

Kamu bisa membuat kreasi lainnya yang sangat unik dan menarik untuk digunakan sebagai aksesoris tambahan di baju atau tas kamu.

Baca juga: Kerajinan dari Bahan Alam

6. Gantungan Kunci dari Kain Perca

Kamu juga bisa membuat kreasi kerajinan dari kain perca berupa gantungan kunci. Gantungan kunci ini bakal jadi unik dan bernilai seni yang tinggi.

Gantungan kunci unik berbentuk bunga tulip ini membutuhkan bahan dan peralatan yaitu :

  1. Kain perca satin
  2. Dakron
  3. Mutiara imitasi
  4. Tali kur
  5. Gantungan kunci
  6. Jarum dan benang
  7. Gunting
  8. Lem tembak

Langkah-langkah Membuat Gantungan Kunci 

  1. Pertama-tama potong kain perca satin berbentuk persegi panjang berukuran 5 cm x 10 cm. Potong sebanyak 4. Pilih kain yang warnanya cerah. Untuk ukuran bisa disesuaikan dengan selera. Siapkan kain satin warna hijau untuk daun.
  2. Langkah selanjutnya bakar semua sisi kain yang dipersiapkan untuk membuat mahkota bunga tulip.
  3. Langkah selanjutnya lipat sisi kain atas dan bawah kemudian sematkan jarum pentul seperti pada gambar.
  4. Setelah itu kita lanjutkan dengan proses menjahit untuk membuat bunga. Gabungkan kedua sisi kain yang berbentuk persegi panjang untuk bunga. Jahit lurus kemudian balikkan dan bentuknya berubah seperti gelondongan tabung.
  5. Setelah itu jahit untuk membentuk kuncup bunga. Jangan lupa matikan jahitannya agar benang tidak lepas. Untuk langkah ini benang jangan dipotong dulu. Agar bunga tampak cantik selanjutnya pasang manik-manik di tengahnya dengan cara dijahit. Setelah itu matikan jahitannya dan pastikan agar jahitannya kencang.
  6. Lakukan langkah yang sama untuk membuat bunga dari kain yang sudah disiapkan tadi.
  7. Langkah selanjutnya potong tali kur berukuran 50 cm menjadi dua. Setelah itu masukkan tali kur pada gantungan kunci. Siapkan dakron secukupnya untuk mengisi bunga.
  8. Langkah selanjutnya membuat kelopak bunga dari kain satin warna hijau. Potong menyerupai bentuk kelopak bunga selanjutnya lubangi dan bakar tepi dan lubang kelopak bunga agar serat kain tidak terburai.
  9. Langkah selanjutnya yaitu memasukkan kelopak bunga pada tali kur lalu simpulkan tali kur. Kemudian jahit tepi bunga dengan teknik tusuk jelujur kemudian masukkan dakron. Masukkan tali kur pada bunga dan tarik benangnya. Jahit mati agar benang mengait dan bunga tulip terbentuk. Beri lem tembak pada kelopak bunga dan rekatkan.
  10. Lakukan hal yang sama sehingga semua bunga dan kelopak terpasang pada tali kur. Kita lanjutkan membuat daun.
  11. Setelah kain dipotong menyerupai bentuk daun selanjutnya jahit mengikuti bentuk pola daun. Cara menjahit dimulai dari ujung. Untuk tengahnya lompati 1 cm untuk membalik kain dan lanjutkan lagi proses menjahit bagian daun. Setelah itu balikkan kain.
  12. Langkah terakhir pasangkan daun pada gantungan kunci dengan cara diikat.

7. Dompet dari Kain Perca

Alat dan Bahan

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum membuat dompet sederhana ini. Menyiapkan terlebih dahulu alat dan bahan yang akan digunakan, yaitu :

  1. Mesin jahit
  2. Jarum pentul
  3. Gunting
  4. Penggaris/Meteran
  5. Pensil/Penanda
  6. Kain perca
  7. Benang
  8. Resleting
  9. Dakron lembaran ( opsional )

Langkah-langkah membuat dompet

Yang pertama, siapkan kain perca ( bisa memakai lebih dari satu motif ) di ukur sampai mendapatkan ukuran 20 cm x 15 cm ( 2 lembar ). Kemudian gunting kain sesuai ukuran dan gunting juga dakron dengan ukuran yang lebih kecil 1 cm. Penggunaan dakron itu bisa diganti dengan kain pelapis apa pun.

Selanjutnya, jahit sisi kain dengan posisi kain bagian baik saling berhadapan. Jahit bagian sisi kanan, kiri, atas dahulu setelah itu balik kain yang sudah dijahit. Masukkan dakron ke dalam kain lalu jahit sisi bawah dengan jahit tangan. jahit permukaan kain supaya memberikan sedikit tekstur dan juga supaya dakron tidak bergeser.

Kemudian, lipat menjadi dua dan gunakan jarum pentul agar posisi tidak berubah lalu jahit sisi kanan dan kirinya. Bisa juga dijahit melingkar supaya bagian bawah melengkung.

Langkah terakhir siapkan resleting, kemudian jahitkan di bagian atas yang berguna sebagai pengunci dompet. Kemudian balik dompet, dan dompet siap digunakan.

8. Boneka dari Kain Perca

Alat Dan Bahan

  1. Gunting
  2. Sidol dan pensil
  3. Gunting
  4. Jarum jahit
  5. Jarum pentul
  6. Gambar boneka
  7. Benang sulam
  8. Kain perca
  9. Manik-manik
  10. Kancing baju
  11. Isi boneka, bisa menggunakan dakron, kapas, atau potongan kecil kain perca

Cara Membuat Boneka Dari Kain Perca Sederhana

Berikut ini langkah-langkah untuk membuat boneka kain perca.

1. Membuat Pola Boneka

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat pola boneka. Pilihlah bentuk boneka yang akan dibuat terlebih dahulu. Setelah itu, gambar di atas kertas mengikuti bentuk boneka secara garis besar saja.

2. Memotong Pola Boneka

Setelah pola selesai dibuat, lalu gunting kertas mengikuti gambar yang sudah ada. Usahakan memotongnya yang rapi agar boneka yang dibuat menjadi rapi juga.

3. Memindahkan Pola Ke Kain Perca

Pilihlah kain perca dengan berbagai macam warna yang kamu inginkan. Kemudian ambil pola yang sudah kamu buat di kertas, lalu tempelkan di atas kain dan gambar pola tersebut pada kain perca. Pola boneka yang akan dibuat pada kain perca bisa menggunakan pensil atau spidol.

4. Memotong Kain Perca

Setelah pola tercetak pada kain, langkah selanjutnya adalah memotong kain sesuai pola. Memotong pola ini harus hati-hati ya, sebisa mungkin ikuti gambar yang sudah ada.

Selain mengikuti pola, pemotongan kain harus dilebihkan 1-2 cm untuk memperkuat jahitan boneka nantinya. Jadi, kalau kamu membuat pola, usahakan jangan dekat-dekat jarak antar polanya ya.

5. Menjahit Kain Perca

Setelah kain perca menjadi beberapa pola yang sudah dibuat, langkah selanjutnya adalah menjahit. Proses menjaih ini sedikit rumit dan harus telaten.

Pertama, kamu harus mengambil pola yang bentuknya sama, lalu satukan. Nah, menyatukan kain percanya berseberangan ya, saling berhadapan kainnya.

Setelah itu jahit kain mengikuti pola yang sudah ada. Menjahit kain ini pada bagian dalam ya, jadi ketika sudah selesai dijahit nanti kainnya akan dibalik, dan jahitan akan berada di dalam boneka.

Sisakan juga sekitar 4-5 cm di samping tubuh boneka, jangan dijahit pada bagian ini. Sisa lubang yang belum dijahit ini nanti akan digunakan untuk memasukkan isi boneka. Selain itu, fungsi dari bagian yang belum dijahit adalah untuk membalik kain perca.

6. Mengisi Boneka

Setelah kain perca selesai dijahit, selanjutnya kita tinggal memasukkan isian boneka. Kamu bisa menggunakan potongan kecil kain perca, spons, dakron, bulu angsa, atau kapuk.

Masukkan bahan isi sedikit demi sedikit, sambil di dorong menggunakan alat, misalnya pensil. Fungsi dari pendorongan adalah agar boneka nantinya menjadi padat.

Setelah terisi penuh, tinggal jahit lubang yang kita gunakan untuk memasukkan isi. Pertama, lipat terlebih dahulu kain ke bagian dalam, lalu jahit yang rapi.

7. Membuat Hiasan

Hiasan boneka ini bisa bermacam-macam, kamu bisa membuat mata, hidung, atau telinga. Kalau bentuk bonekanya bukan boneka, kamu tinggal menyesuaikan saja.

Hiasan pada boneka ini bisa menggunakan kain perca yang sudah dipotong, pita, manik-manik, atau bisa juga menggunakan kancing baju. Kamu juga bisa menambahkan rambut menggunakan benang wol.

Untuk baju dari boneka, kamu bisa membuatnya dari kain perca juga lho. Jadi, semua bahan tentu akan mudah kamu dapatkan.

9. Bunga dari Kain Perca

Bahan-bahan :

  • Kain perca motif dan polos
  • Ranting pohon
  • Cat Kayu
  • Kuas
  • Benang
  • Jarum
  • Lem UHU
  • Gunting
  • Alat Ukur
  • Mesin Jahit

Tahap pengerjaan :

1. Carilah ranting pohon kemudian potong dengan ukuran yang sama yaitu 30 cm.  Jika tidak memiliki alat potong untuk menyamakan ukuran ranting, tidak apa-apa jika ukurannya tidak sama hanya saja usahakan ukurannya tidak berbeda jauh, ya.

2. Ambil cat kayu dan kuas kemudian oleskan dengan merata ke ranting pohon kemudian tunggu sampai catnya mengering. Jika cuaca panas, cat akan lebih cepat kering. Oh, ya… sebelum mulai mengecat sebaiknya cat kayu di kocok dulu dengan menggunakan kuas agar warnanya tercampur dengan rata.

3. Selagi menunggu ranting pohon yang di-cat tadi mengering, kita dapat menyiapkan bunga-bunganya. Yap, bunga-bunganya terbuat dari kain perca motif dan polos. Kain perca dilipat dua dan gunting dengan ukuran 6 x 80 cm (tergantung seberapa besar bungan yang ingin kita buat). Panjang kain perca bisa dibuat lebih pendek lagi, hanya saja nantinya bunga yang diciptakan tentu tidak akan terlalu mekar.

4. Pola-pola untuk membuat bunga kemudian dijahit dengan mesin jahit. Jahitlah mengikuti pola pada kain yang sudah digunting. Setelah dijahit, rapikan kainnya agar dapat membentuk bunga dengan cantik.

5. Saatnya untuk menyiapkan benang dan jarum untuk menjahit manual pada bagian bawah kain perca ini. Jahit dengan menggunakan tusuk jelujur kemudian tarik benangnya sehingga kain yang tadi kita jahit jadi mengkerut. Pada tahapan ini bagian bunga sudah setengahnya jadi tinggal ditempelkan pada ranting pohon.

6. Setelah kain perca untuk bagian bunga selesai, saatnya kita membuat daunnya. Ambil kain perca motif dan polos kemudian gambarlah pola daun dan gunting. Satu daun terdiri dari dua lemar kain perca, ya. Perlu diingat, ya, warna kain perca untuk bagian daun tidak harus selalu warna hijau, kok. Sesekali kita bisa bereksperimen dan menggunakan warna atau motif yang lebih berani untuk bagian  daunnya.

7. Selanjutnya, jahitlah kain perca yang telah digunting menyerupai daun ini. Jahitan ini berfungsi agar bentuk daun terlihat lebih nyata. Kita akan membuat ruas-ruan daun dengan menggunakan mesin jahit. Jika terasa sulit, kita bisa menggambar dulu polanya kemudian saat menjahit kita hanya tinggal mengikuti polanya tersebut.

8. Ambil ranting pohon yang sudah kita cat kemudian buatlah simpul dengan kain perca untuk bagian bunganya. Gunakan lem UHU agar kain perca dapat menutupi bagian atas ranting kemudian tempelkan kain perca dengan pola memutar. Oleskan lem UHU agar kain perca dan ranting dapat menempel.

9. Setelah selesai menempelkan bunga, saatnya menempelkan daun pada ranting pohon. Tempelkan dan tunggu sa mpai mengering.

10. Masker dari Kain Perca

Masker juga bisa kamu bikin kerajinan dari kain perca. Nanti bisa kamu jual atau kamu pakai sendiri untuk kebutuhan sehari-hari.

Bahan:

  1. Kain perca berbentuk persegi dengan ukuran 50 cm x 50 cm
  2. 2 buah Karet atau ikat rambut

Cara Membuat:

  1. Lipat kain menjadi dua bagian
  2. Lipat lagi bagian bawah ke atas, bagian atas ke bawah hingga terbentuk dua bagian bertemu di tengah.
  3. Masukkan ikat rambut di sisi ujung kanan dan kiri kemudian pindah beberapa bagian ke sisi tengah. Jangan lupa tetap sisakan 15 cm diantara kedua ikat rambut.
  4. Lipat ujung kanan dan kiri ke bagian tengah hingga saling tumpang tindih.
  5. Masukkan ujung yang satu ke dalam ujung lainnya.
  6. Gunakan permukaan kain yang halus sebagai bagian luar masker, Jika kain masker tersebut terlalu ketat, maka atur karet agar lebih berjarak satu sama lain.

Itulah 10 contoh kerajinan dari bahan kain perca yang bisa saya bagikan. Sebenarnya masih banyak lagi yang bisa kamu bikin, kamu bisa mencoba kreasi sendiri.

Terimakasih sudah mampir di MimpiBaru.

Tinggalkan komentar