Kerajinan Bahan Lunak: Pengertian, Prinsip, Contoh Produk, dll

Macam macam kerajinan bahan lunak

Kerajinan bahan lunak menjadi salah satu ide produk baru bagi para pengrajin. Salah satu contohnya adalah kerajinan dari bahan lilin yang dilelehkan.

Kamu dapat membuat kerajinan bahan lunak menggunakan bahan-bahan alami ataupun buatan sesuai dengan kerajinan yang ingin kamu buat.

Bahan-bahan untuk kerajinan bahan lunak ini dapat kamu temukan di sekitar lingkungan kamu, seperti sabun dan tanah liat.

Jika kamu ingin membuat kerajinan bahan lunak, sebaiknya kamu mempelajari tentang teknik pembuatannya dan manfaat-manfaatnya.

Agar lebih jelas, yuk baca ulasan tentang kerajinan bahan lunak berikut ini!

Pengertian Kerajinan Bahan Lunak

Kerajinan dari Tanah Liat

Kerajinan bahan lunak adalah suatu produk kerajinan yang menggunakan bahan dasar yang bersifat lunak.

Perlu kamu ketahui juga bahwa dalam dunia kerajinan terdapat dua macam, yaitu bentuk dua dimensi dan tiga dimensi.

Kerajinan dua dimensi hanya dapat kamu lihat dan nikmati dari satu arah dan tidak memiliki volume.

Adapun kerajinan tiga dimensi adalah kerajinan yang dapat kamu lihat dan nikmati dari berbagai arah dan memiliki volume.

Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Keberagaman bahan, teknik, dan pengetahuan adalah cermin kepiawaian para pengrajin dalam menciptakan sebuah karya seni.

Perkembangan cara memanfaatkan bahan tersebut menunjukkan kemajuan kemampuan para pengrajin untuk mengelola segala sesuatu menjadi hal bermanfaat.

Para pengrajin tersebut terbukti mampu membuat suatu perubahan positif dan kreatif di bidang masing-masing.

Dalam kehidupan sehari-hari, suatu kerajinan diciptakan dengan mempertimbangkan wilayah kerja dengan beberapa prinsip dasar, yaitu sebagai berkut:

1. Kerajinan Tangan

Beberapa prodesen barang-barang kerajinan masih mengandalkan keuletan dan keterampilan tangan para pengrajin, bahkan dalam jumlah yang cukup besar sekalipun.

Adapun para pemilik industri, mereka lebih mengandalkan mesin dan robot untuk mengerjakan produk-produk mereka.

Bagi orang-orang yang mempunyai kesadaran penghargaan dalam bidang seni pasti lebih tertarik dengan produk pengrajin daripada produk industri.

2. Keterampilan Teknik

Proses untuk menemukan suatu kerajinan harus melewati banyak eksperimen dan kegagalan. Namu tentunya eksperimen tersebut selalu didasari dengan keterampilan teknik (keprigelan).

Eksperimen dan kegagalan tersebut akan menghasilkan sebuah karya kerajinan dengan ciri khas unik. Selain itu, kerajinan tersebut sangat detail karena dikerjakan oleh para pengrajin profesional.

3. Kedaerahan atau Tradisional

Kerajinan merupakan produk yang memiliki nilai guna praktis, memiliki sifat universal, dan diciptakan dengan mengandalkan keterampilan tangan.

Suatu produk kerajinan biasanya sangat dipengaruhi dengan adat istiadat setempat sesuai dengan kultur wilayah kerajinan tersebut.

Kerajinan bahan lunak adalah produk yang diciptakan dengan menggunakan bahan dasar bersifat lunak, lentur, empuk, lembut, serta mudah untuk dibentuk.

Unsur Estetika dan Ergonomis Produk Kerajinan Bahan Lunak

kerajinan bahan lunak gips 2

1. Unsur Estetika

Unsur estetika identik dengan keindahan. Keindahan merupakan sebuah hasil nilai estetis yang menyertai karya seni tertentu.

Penilaian terhadap keindahan atau (estetik) keunikan karya seni harus kamu pertimbangkan dengan bebrapa sistem, yaitu:

  • Kesatuan
  • Keselarasanan
  • Keseimbangan
  • Kekontrasan

Dengan melalui empat sistem tersebut maka dapat menciptakan perasaan yang nyaman, bahagia, dan menyenangkan.

2. Unsur Ergonomis

Unsur Ergonomis merupakan sebuah karya yang dikaitkan dengan aspek fungsi atau kegunaan. Sebagai contoh, kamu perlu memahami beberapa hal berikut.

  • Keamanan merupakan sebuah jaminan bagi orang yang menggunakan produk kerajinan.
  • Kenyamanan merupakan rasa nyaman yang timbul jika produk kerajinan tersebut.
  • Keluwesan merupakan hal kemantapan penggunaan suatu produk kerajinan.

Teknik dan Cara Membuat Kerajinan Bahan Lunak

Teknik Pembuatan Kerajinan Bahan Lunak

Teknik dan cara dalam pembuatan produk kerajian bahan lunak sangat beragam. Setiap produk tentunya memiliki teknik dan cara tersendiri.

Berikut ini akan saya bagikan beberapa cara atau teknik pembuatan kerajinan bahan lunak beserta langkah-langkahnya.

1. Teknik Mengukir

Teknik mengukir dapat kamu lakukan dengan cara menggores, memahat, serta menoleh pola pada permukaan benda yang ingin kamu ukir.

Teknik ini lazimnya diterapkan ketika membuat produk berbahan kayu. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa teknik ini juga dapat diterapkan pada produk berbahan lilin dan sabun padat.

2. Menganyam

Teknik menganyam ini dapat kamu terapkan ketika akan membuat suatu karya kerajinan bahan lunak dengan karakteristik tertentu.

Tidak semua bahan kerajinan dapat kamu anyam. Berikut ini adalah beberapa bahan yang dapat kamu ciptakan menjadi kerajinan bahan lunak dengan teknik menganyam.

  • Rotan
  • Bambu
  • Daun Lontar
  • Daun Pandan
  • Serat Pohon Pisang
  • Enceng Gondok

3. Menenun

Sebenarnya teknik menenun ini pada dasarnya hampir sama dengan teknik sebelumnya, yaitu menganyam.

Perbedaan antara menenun dan menganyam hanya terletak pada alat yang akan digunakan oleh pengrajin.

Ketika menerapkan teknik menganyam, kamu cukup melakukannya dengan menggunakan tangan (manual) dan hampir tidak menggunakan alat bantu apapun.

Adapun pada teknik menenun kamu harus menggunakan alat bantu yang sering dikenal dengan langsing atau pakan.

4. Membentuk

Teknik yang keempat ini dapat kamu terapkan ketika menciptakan kerajinan bahan lunak berupa tanah liat.

Pada teknik ini terdapat beberapa macam cara, yaitu sebagai berikut.

a. Teknik Memutar

Kerajinan yang menggunakan teknik alat putar ini dapat menghasilkan berbagai bentuk yang simetris (bulat serta silindris) dan bervariasi.

Selain bahan tanah liat, teknik ini juga banyak diterapkan oleh para pengrajin kerajinan berbahan keramik.

b. Teknik Lilit Pilin (Coil)

Proses pembentukan pada teknik ini cukup mudah. Kamu dapat menggunakan tangan dengan cara pijat jari dan pembentukannya dapat kamu sesuaikan denan yang mau kalian inginkan.

Bentuk yang dihasilakn dari teknik ini biasanya tidak selalu simetris. Teknik ini banyak diterapkan oleh para seniman dan para pengrajin keramik.

c. Teknik Cetak

Pada teknik cetak ini terdapat dua macam cara pembentukan ketika membuat sebuah kerajinan berbahan lunak, yaitu sekali cetak (crie verdue) dan cetak berulang.

Teknik sekali cetak adalah suatu teknik yang menghasilkan satu kali cetakan dan tidak dapat diperbanyak lagi.

Adapun teknik cetak berulang (bi valve) adalah suatu teknik yang mampu memproduksi suatu kerajinan dalam jumlah yang banyak berbentuk dan berukuran sama persis.

Bahan cetakan yang dapat kamu gunakan adalah gips. Biasanya digunakan untuk cetakan berongga, cetakan padat, cetakan jengger, dan cetakan dekorasi tempel.

Teknik cetak ini banyak diterapkan oleh pabrik-pabrik keramik yang memproduksi dalam jumlah sangat banyak, seperti pabrik peralatan rumah tangga.

5. Membordir

Membordir adalah teknik meghias dari benang untuk dibordir pada kain. Selain bordir, terdapat satu teknik yang mirip yaitu menyulam.

Teknik yang satu ini banyak diterapkan oleh para pengrajin bahan kain untuk menghasilkan kebutuhan sandang.

Nah, itulah empat teknik cara pembuatan kerajinan bahan lunak yang dapat saya sampaikan. Selanjutnya berikut ini adalah susunan dalam pembuatan kerajinan bahan lunak.

1. Membuat Rancangan (The Draft)

Rancangan adalah tahap awal yang harus kamu lakukan setelah mendapatkan ide untuk membuat suatu kerajinan berbahan lunak.

Semakin bagus rancangan yang kamu bikin maka akan menciptakan sebuah karya yang semakin sempurna dan menarik.

Dalam membuat rancangan kamu dapat menggunakan kertas kemudian kamu menggambarnya dengan seteliti mungkin.

2. Mempersiapkan Berbagai Alat dan Bahan

Setelah kamu selesai membuat perancangan yang matang, tahap selanjutnya adalah kamu harus menyiapkan berbagai macam alat dan bahan yang dibutuhkan.

Jika kamu ingin hasil yang berkualitas maka siapkan bahan-bahan yang berkualitas juga ya.

3. Buatlah Benda sesuai Rancangan

Selanjutnya, setelah semua peralatan dan rancangan sudah siap maka kamu dapat memulai proses pembuatannya.

Untuk mempermudah pembuatan, bikinlah bentuk dasarnya terlebih dahulu agar lebih mudah dibentuk dan mempercepat prosesnya.

4. Tahap Penyelesaian

Pada tahap terakhir ini, sebuah kerajinan sudah selesai dan terbentuk dengan utuh. Kamu hanya cukup memperindah atau memberi hiasan dan beberapa elemen lain agar kualitasnya semakin bagus.

Contoh Kerajinan dari Bahan Lunak yang Unik

1. Kerajinan Bahan Lunak dari Sabun

Kerajinan bahan lunak

Kerajinan lunak dari sabun adalah hasil kerajinan dari bahan dasar sabun batangan. Hasil yang didapat dari kerajinan sabun sangat unik dan menarik.

Kerajinan dari sabun batangan biasanya diciptakan dengan dua cara berikut:

1. Mengukir sabun dengan bentuk karya seperti binatang, buah, dan flora ukiran.

2. Menggunakan teknik membentuk sabun menjadi bentuk tertentu.

Proses pembuatannya, mula-mula sabun diparut hingga menjadi bubuk dan dicampurkan dengan sagu serta sedikit air.

Kemudian, tahap berikutnya adalah membuat adonan baru dari bahan tadi. Setelah itu, bentuklah adonan sabun tersebut menjadi kerajinan sesuai keinginan kamu.

2. Kerajinan Bahan Lunak dari Lilin

kerajinan bahan lunak lilin

Kerajinan lilin adalah sebuah produk kerajinan berbahan dasar lilin. Pembuatan kerajinan berbahan dasar lilin ini sangat sederhana dan mudah. Siapapun dapat membuatnya.

Ketika ingin membuat kerajinan dari bahan lilin ini, kamu hanya perlu mencairkannya dengan dengan proses pemanasan di atas api atau kompor.

Setelah lilin mencair, kamu hanya perlu membentuk menggunakan tempat cetak yang kamu inginkan.

Teknik pembuatan kerajinan bahan lunak berupa lilin ini biasanya menggunakan teknik cetak dan teknik ukir.

3. Kerajinan Bahan Lunak Buatan dari Gips

Kerajinan dari Gips

Kerajinan dari gips adalah sebuah kerajinan yang menggunakan bahan baku gips.

Apa itu gips? Gips adalah suatu bahan mineral yang tidak larut dengan air dalam jangka waktu yang lama jika telah menjadi padat.

Bahan gips ini mengandung zat berjenis hidrat kalsium sulfat dan beberapa jenis mineral lainnya, yaitu:

  • Karbon
  • Borat
  • Nitrat
  • Sulfat

Mineral-mineral tersebut tidak akan terlepas sehingga ketika proses pengerasan gips ini akan terasa panas.

Untuk membuat kerajinan berbahan gips ini kamu harus membuat suatu cetakan terlebih dahulu ya.

Bahan utama untuk pembuatan cetakan tersebut adalah silicone rubber. Namun jika kamu tidak ingin repot, kamu bisa meggunakan bahan plastisin atau tanah liat.

Bahan gips ini biasanya dicetak menjadi beberapa barang yang dapa menghiasi rumah hunian kamu.

4. Kerajinan Bahan Lunak Alami dari Tanah Liat

kerajinan bahan lunak tanah liat

Tanah liat merupakan bahan dasar lunak yang dapat kamu pakai untuk membuat berbagai macam jenis kerajinan.

Pembentukan tanah liat harus melalui proses pelapukan pada kerak bumi.

Karakteristik tanah liat adalah sangat sulit untuk menyerap air karena memiliki tekstur tanah yang lengket ketika basah; dan menjadi sangat kuat ketika menyatu dengan tanah lainnya.

Kerajinan yang dibuat dari bahan tanah liat juga disebut dengan kerajinan keramik. Berikut ini adalah beberapa contoh kerajinan berbahan tanah liat.

  • Gerabah
  • Tembikar
  • Vas bunga
  • Genteng
  • Guci
  • Piring

5. Kerajinan Bahan Lunak dari Serabut Kelapa

Macam – Macam Kerajinan Bahan Lunak

Pohon kelapa terkenal sebagai pohon sejuta manfaat. Pada keyataannya, hampir semua bagian pohon ini memiliki manfaat. Salah satu bagian pohon ini adalah sabut kelapa.

Sabut kelapa adalah kulit terluar buah kelapa. Barang ini memiliki serat dan bentuk yang unik serta memiliki banyak manfaat, salah satunya sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan.

Contoh produk kerajinan berbahan dasar serabut kelapa adalah boneka, sapu lantai, bunga, karpet, sikat, gantungan kunci, dan hiasan rumah.

6. Kerajinan Bahan Lunak dari Bubur Kertas

Kerajinan Lunak dari Bubur Kertas

Kerajinan dari bubur kertas merupakan karya kerajinan yang cukup mudah kamu ciptakan dan tidak membutuhkan dana melimpah.

Salah satu cara memanfaatkan kertas adalah dengan membuat bubur kertas. Proses pembuatanya cukup lama dan rumit sehingga hasil kerajinan bahan ini memiliki nilai jual tersendiri.

Selain dari segi kerajinan, memanfaatkan kertas menjadi bubur kertas merupakan salah satu langkah untuk mengurangi sampah berupa kertas-kertas bekas.

7. Kerajinan Bahan Lunak dari Clay

kerajinana bahan lunak

Polimer clay adalah salah satu jenis tanah liat yang bisa mengeras. Di dalam bahan ini terdapat kandungan bahan dasar PVC atau polymer polyvinyl chloride.

Sebenarnya pada clay tidak terdapat kandungan tanah liatnya sedikitpun, namun PVC memiliki sifat yang sama dengan tanah liat dan mudah untuk dibentuk.

Polimer clay juga akan menjadi mengeras ketika kamu panaskan.

Bahan kerajinan yanga bernama polimer clay ini memiliki varian warna yang bisa menghasilkan kerajinan menarik.

Polymer clay merupakan bahan yang sangat mudah untuk dibentuk sehingga kamu bisa membentuknya sesuai seleramu.

Untuk mendapatkan hasil karya kerajinan yang indah dan rapih, terdapat beberapa cara yang dapat kamu terapkan. Salah satu misalnya adalah dengan membuat bentuk-bentuk yang tidak terlalu kecil dan detail.

8. Kerajinan Bahan Lunak dari Kulit

10720 Kulit BeritaSatu

Contoh kerajinan bahan lunak yang terakhir adalah kerajinan kulit.

Bahan baku berupa kulit ini harus kamu samak terlebih dahulu sebelum kamu proses menjadi suatu kerajinan.

Pada umumnya, karya kerajinan berbahan kulit diproses menggunakan teknik ukir dan jahit.

Bahan kulit untuk kerajinan ini berasal dari beberapa jenis hewan seperti buaya, sapi, kambing, dan kerbau.

Harga kerajinan berbahan kulit ini cukup tinggi dan mahal. Hal tersebut terjadi karena keterbatasan bahan baku dan pembuatannya yang cukup sulit.

Adapun contoh produk kerajinan berbahan dasar kulit adalah tas, dompet, wayang, jaket, dan sepatu.

Macam-Macam Kerajinan Bahan Lunak Organik

Bisnis Kertas Bekas, Manfaatkan Kertas Bekas Menjadi Ladang Uang - Beli Kertas & Kardus Bekas Yogyakarta

Limbah organik merupakan limbah yang dapat diperbarui, diuraikan, dan didaur ulang. Limbah ini berasal dari sisa-sisa tanaman dan hewan yang mati dan mengalami pelapukan.

Jenis limbah organik yang dapat digunakan sebagai bahan dasar kerajinan dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

1. Limbah Organik Kering

Limbah organik kering adalah limbah yang memiliki kandungan air sangat rendah. Beberapa contoh limbah jenis ini adalah kardus, kertas, serbuk gergaji, kulit telur, tempurung kelapa, dan kerang.

Proses untuk memanfaatkan limbah organik kering ini cukup mudah karena dapat digunakan langsung tanpa harus menunggu kering terlebih dahulu.

2. Limbah Organik Basah

Limbah organik basah adalah limbah yang memiliki kandungan air sangat tinggi. Contoh limbah jenis ini adalah kulit buah, dedaunan, dan kulit sayuran.

Bahan-bahan tersebut di atas harus melewati proses pengeringan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk membuat kerajinan.

Mengapa harus dikeringkan? Karena bahan untuk kerajinan harus benar-benar terbebas dari kandungan air sama sekali agar awet dan tidak busuk.

Motif Beragam Hias Produk Kerajinan Bahan Lunak 

Jual Azimat Kulit Macan Mahkota Sulaiman | KASKUS

Berbagai hasil motif ragam hias dapat kamu gunakan sebagai penghias dari karya kerajinan. Berikut ini adalah beberapa contohnya.

1. Motif Realis

Motif realis adalah hasil motif yang dibuat dengan bentuk nyata. Contoh motif realis yang ada di alam sekitar adalah motif pada tumbuhan dan binatang.

2. Motif Geometris

Motif geometris adalah hasil sebuah motif yang teratur dan dapat diukur dengan menggunakan alat ukur. Contoh motif ini adalah bentuk segiempat dan segitiga.

Motif ini merupakan motif tertua dalam ragam hias karena sudah dikenan sejak lama, yaitu sejak zaman prasejarah.

3. Motif Dekoratif

Motif dekoratif merupakan sebuah menggambar dengan tujuan untuk mengolah pada permukaan benda hingga menjadi lebih indah lagi.

Untuk memperoleh gambar dekoratif, maka perlu dilakukanya deformasi atau penstiliran alami. Bentuk objek di alam dimudahkan tanpa menginggalkan sedikitpun bentuk aslinya. Contoh seperti, bunga,hewan, dan lainya.

4. Motif Abstrak

Motif abstrak adalah sebuah motif yang tidak bisa dikenal kembali oleh objek asal.

Megapa demikian? Karena gambaran abstrak tidak menggambarkan pada objek-objek yang terdapat di alam. Dalam artian lain, motif ini hanya karangan khayalan manusia.

Fungsi dan Manfaat dari Kerajinan Bahan Lunak

Ide Kreatif Pigura Kardus dan Cangkang Telur ! Cara membuat pigura tugas anak SD ! - YouTube

Bab selanjutnya adalah tentang fungsi kerajinan ini. Terdapat beberapa fungsi dari produk kerajinan yang terbuat dari bahan lunak.

Berikut ini adalah beberapa fungsi yang dapat kamu pelajari.

1. Fungsi Hiasan

Fungsi kerajinan bahan lunak sebagai benda hias yang dibuat khusus untuk dipajang sebagai hiasan atau elemen estetis lebih mengutamakan aspek keindahan dibandingkan kegunaanya.

Contoh dari kerajinan bahan lunak yang mempunyai fungsi sebagai benda hiasan adalah gucidan patung.

2. Fungsi Pakai

Produk yang dihasilkan dari kerajinan ini memiliki fungsi pakai dan biasa digunakan sebagai alat, wadah atau perlengkapan busana.

Sebagai benda pakai, pembuatan produk kerajinan ini sangat memprioritaskan fungsinya. Sedangkan nilai ataupun keindahan estetika hanya sebagai pendukung.

Fungsi pakai dapat kamu bedakan menjadi empat poin, yaitu:

a. Fungsi untuk hiburan. Contoh pada poin ini adalah wayang kulit.

b. Fungsi bahan bangunan. Contoh untuk poin ini adalah gips dan batako.

c. Fungsi wadah. Contoh untuk poin ini adalah kotak tisu.

d. Fungsi pembersih. Contoh kerajinan poin ini adalah seperti keset.

3. Fungsi Pengetahuan

Fungsi ini sangat penting untuk diajarkan kepada para siswa di sekolah.

Usahakan jangan sampai para anak didik di sekolahan melupakan berbagai macam nilai kesenian-kesenian dan budaya.

Selain untuk mengajarkan nilai kesenian, hal tersebut juga dapat membantu menciptakan kreatifitas pada diri para siswa tersebut.

4. Fungsi Ekonomis

Selain nilai seni yang sangat tinggi, kerajinan bahan lunak ini juga mempunyai nilai  ekonomis.

Menciptakan sebuah kerajinan menggunakan bahan lunak dapat menjadi sebuah pekerjaan dan menciptakan lapangan kerja, terutama untuk UMKM.

Karya seni dengan nilai artistik yang tinggi dapat menarik perhatian orang lain untuk membeli dengan harga yang fantastis.

Dengan cara dan jalan tersebut maka kerajinan bahan lunak ini dapat menjadi sumber penghasilan kamu.

Demikian penjelasan tentang kerajinan bahan lunak yang dapat saya bagikan melalui artikel ini. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu ya, Sahabat.

Avatar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *