Fauna Ethiopian

Fauna Ethiopian – Persebaran fauna di dunia terbagi menjadi delapan wilayah berdasarkan garis Wallace. Salah satu wilayah persebaran fauna adalah Ethiopian.

Pada artikel sebelumnya, sudah saya bahas tuntas tentang fauna asiatis dan australis. Jika penasaran bisa buka-buka lagi ya.

Nah, kemudian apa yang dimaksud dengan fauna wilayah Ethiopian? Saya akan mencoba menjelaskan dengan ringan supaya mudah kamu fahami. Selamat membaca!

Wilayah, Ciri-Ciri, dan Persebaran Fauna Ethiopian

1. Wilayah Fauna Ethiopian

Melansir dari Encyclopedia Britannica, fauna wilayah Ethiopian meliputi wilayah Afrika di bagian selatan Gurun Sahara, ujung barat daya Saudi Arabia, dan Pulau Madagaskar serta beberapa pulau kecil lainnya.

Hampir semua wilayah Ethiopian berbatasan langsung dengan laut, kecuali Gurun Sahara yang merupakan gurun terbesar di dunia.

Dalam buku Biology Discussion, fauna wilayah Ethiopian terbagi menjadi empat sub wilayah yaitu fauna wilayah Afrika Barat, Afrika Timur, Afrika Selatan, dan juga Malagasi.

2. Ciri-Ciri Fauna Ethiopian

Seperti halnya fauna australis dan asiatis, fauna ethiopian ini juga memliki beberapa ciri tertentu. Ciri-ciri fauna wilayah Ethiopian adalah:

  • Keanekaragaman vertebrata yang tinggi.
  • Memiliki banyak mamalia bertubuh besar.
  • Tidak ada amfibi berekor dan katak pohon.
  • Memiliki banyak kesamaan dengan fauna wilayah oriental.

3. Persebaran Fauna Ethiopian

Persebaran fauna Ethiopian ini meliputi daerah Afrika sebelah selatan, gurun Sahara, Madagaskar dan wilayah Arabia bagian selatan.

Wilayah Ethiopian memiliki kurang lebih one hundred sixty vertebrata darat, dan memiliki beberapa fauna khas.

Fauna khas di wilayah daratan Afrika misalnya gajah, singa, cheetah, hyena, jerapah, zebra, unta dan badak afrika

Terdapat fauna ethiopian yang mirip dengan daerah Oriental yaitu jenis kucing dan anjing, lemur, baboon, gorila dan simpanse.

Fauna khas pulau Madagaskar misalnya kudanil kecil (Pygmyhippopotamus) dan beberapa burung endemik seperti burung gajah besar.

Contoh Fauna Ethiopian

Keanekaragaman fauna Ethiopian adalah salah satu yang tertinggi dari wilayah lainnya.

Melansir dari Biohavoc, wilayah Ethiopian memiliki 161 keluarga vertebrata darat dengan 12 keluarga mamalia endemik.

Selain mamalia, wilayah Ethiopian juga memiliki fauna dari kelompok amfibi, ikan, dan juga burung.

Beberapa contohnya adalah: Gorila, Simpanse, Zebra, Hyena, Babon, Monyet, Jerapah, Antelop, Serigala, Cheetah, Kuda nil, Bangau, Biawak, Jerapah, Rangkong, Protopterus, Polypterus, dan Lungfish.

Selain itu ada juga Macan tutul, Tupai terbang, Tikus tebu, Kura-kura, Tikus pasir, Tikus gajah, Burung unta, Burung tikus, Burung turaco, Kadal girdled, Katak bercakar, dan Tikus berang-berang.

Terdapat juga fauna ethiopian yang sedikit mirip dengan fauna oriental, yaitu: Kera, Gajah, Badak, Kancil, Kukang, Tenggiling, Tikus bambu, dan Monyet dunia lama.

1. Gajah Afrika

Fauna Ethiopian Gajah Afrika

Gajah afrika atau gajah belukar afrika mempunyai nama latin Loxodonta africana ini termasuk gajah yang hanya dapat kamu temukan di Benua Afrika saja.

Jenis gajah afrika bisa kamu temukan di tempat – tempat seperti gurun pasir, rawa – rawa, padang rumput, hingga hutan lebat sekalipun.

Gajah afrika mempunyai berbeda dengan gajah Asia, ukuran tubuh gajah afrika lebih besar daripada gajah asia.

Selain itu, bentuk gajah afrika memiliki punggung datar, daun telinga yang lebih lebar, dan terdapat 2 lubang hidung di ujung belalainya.

Namun sayang, populasi gajah afrika mengalami penurunan setiap tahunnya. Hal ini disebabkan banyak perburuan gajah liar untuk diambil gadingnya.

2. Citah (Cheetah)

Citah (Cheetah)

Citah masih termasuk keluarga kucing dan termasuk hewan tercepat di Bumi yang dapat berlari dengan kecepatan mencapai 110 km/jam pada jarak 460 m atau lebih cepat daripada mobil balap sekalipun.

Kemampuannya tersebut digunakan untuk berburu mangsa ditambah dengan keahlian mengendap dan kerja sama antar anggota sehingga perburuan bukan suatu masalah bagi citah.

Namun hasil penelitian mengatakan jika keberhasilan citah untuk dapat melumpuhkan mangsanya hanya sekitar 40% – 50% saja.

Habitat citah banyak ditemukan di bagian timur dan barat daya Afrika.

Saat ini populasinya kian berkurang akibat pembukaan lahan serta perkembangan tempat tinggal bagi manusia di wilayah tersebut.

3. Hyena

Hyena Fauna Ethiopian

Banyak orang yang membandingkan hyena sebagai anjing, padahal hyena lebih mirip dengan keluarga kucing.

Hyena termasuk hewan pemakan daging atau karnivora dan terbagi menjadi 4 jenis.

Salah satu spesies terbesar yaitu spotted hyena yang mempunyai tinggi sekitar 1,2 hingga 1,8 meter dan panjang tubuh mencapai 77 – 81 cm.

Spesies hyena terbesar kedua yaitu hyena coklat dengan tinggi mencapai 1,3 hingga 1,6 meter dan berat sekitar 34 sampai dengan 72,6 kg.

Habitat dari hyena berbeda – beda tergantung dari jenis hyena itu sendiri.

Persebaran hyena coklat cukup terbatas dan hanya dapat kamu temukan di Afrika Selatan, termasuk Kalahari dan Gurun Namib.

Adapun untuk spotted hyena persebarannya cukup luas dan dapat kamu temukan di bagian selatan dari Gurun Sahara.

4. Jerapah

Jerapah

Jerapah yang mempunyai nama latin Giraffa camelopardalis ini termasuk mamalia dan spesies hewan tertinggi yang hidup di daratan.

Untuk jerapah jantan mempunyai tinggi tubuh sekitar 4,8 m sampai dengan 5,5 m dan berat mencapai 1.360 kg.

Selain itu, jerapah jantan mempunyai tanduk kecil di atas kepalanya sedangkan jerapah betina mempunyai tinggi badan yang lebih kecil dan tidak memiliki tanduk.

Jerapah mempunyai kedekatan dengan rusa, sapi dan juga okapi. Jepah banyak ditemukan di negara Chad sampai dengan Afrika Selatan.

Setidaknya terdapat 9 spesies jerapah yang ada di dunia antara lain jerapah angola, jerapah somalia, jerapah masai, jerapah kordofan, jerapah nubia, jerapah afrika selatan, jerapah thornicroft, jerapah rothchild, dan jerapah afrika barat.

5. Lemur

Lemur Fauna Ethiopian

Lemur adalah hewan yang mempunyai bulu berwarna hitam dan putih dan termasuk ke dalam keluarga primata.

Populasi dari lemur di alam bebas cukup memprihatinkan, sebab primata ini hanya dapat kamu temukan di sebuah tempat terkecil di Bumi yaitu Madagaskar.

Lemur mempunyai setidaknya 105 spesies dan salah satu spesies terbesarnya yaitu indri. Lemur indri dapat tumbuh sekitar 60 hingga 90 cm dan mencapai berat 7 – 10 kg.

Hewan ini juga mempunyai jenis terkecil yang bernama Lemur Madame Berthe yang dapat tumbuh sekitar 9 sampai 11 cm dan itu tidak termasuk panjang ekornya.

Ekornya sendiri mempunyai panjang sekitar 13 cm, selain itu berat dari lemur madame berthe hanya mencapai 30 gram.

Lemur dapat kamu temukan di hutan, hutan hujan, tanah basah, gurun pasir hingga pegunungan yang terdapat di Madagaskar dan Pulau Comoro.

Alasan mengapa lemur hanya dapat kamu temukan di Madagaskar adalah karena tidak ada primata jenis apapun yang tinggal di pulau tersebut.

Demikian penjelasan dan ulasan mengenai fauna ethiopian yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu ya.

Informasi dalam artikel ini bersumber dari beberapa website pendidikan lain.

Tinggalkan komentar