14 Contoh Hewan Ovovivipar

Definisi Hewan Ovovivipar

Pada artikel ini saya akan membahas tentang hewan ovovivipar. Namun sebelumnya, tahukah kamu apa contoh hewan ovovivipar itu?

Salah satu contoh hewan ovovivipar yang paling populer adalah ikan hiu, ular, dan jenis kadal.

Definisi ovovivipar adalah cara perkembangbiakan hewan dengan bertelur dan beranak atau melahirkan.

Selengkapnya tentang hewan ovovivipar dapat kamu baca pada artikel ini ya, Sahabat. Selamat membaca!

Devinisi Hewan Ovovivipar

 

Hewan ovovivipar adalah hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur (ovipar) melahirkan atau beranak (vivipar).

Pembuahan calon hewan terjadi dalam tubuh sang betina, kemudian akan terbentuk telur.

Zigot akan tumbuh menjadi embrio di dalam telur tersebut dan terjadilah kehamilan.

Ketika embrio di dalam telur tersebut sudah tumbuh sempurna menjadi bentuk hewannya maka akan dikeluarkan oleh sang betina.

Induk hewan ovovivipar mengeluarkan anaknya ketika sudah keluar dari cangkang telur. Namun beberapa kasus juga terjadi anaknya keluar namun masih dalam cangkang telur.

Ciri-Ciri Hewan Ovovivipar

 

Setelah mengetahui definisi ovovivipar, kamu juga harus mengetahui ciri-ciri hewan ini.

Ciri khas dari hewan ovovivipar adalah proses perkembangbiakannya yang berbeda dengan hewan-hewan lain.

Akan tetapi selain ciri khas tersebut kamu juga perlu mempelajari ciri-ciri lainnya sebagai berikut.

Proses pembuahan hewan ovovivipar terjadi di dalam tubuh betina, mulai dari zigot, kemudian terbantuk telur, hingga menetas dan dikeluarkan dalam bentuk anak.

Reproduksi hewan ini terjadi secara generatif atau seksual. Reproduksi ini akan menghasilkan sebuah zigot. Setelah itu, zigot dari betina bertemu dengan sperma jantan di dalam ovum betina.

Durasi perkembangan embrio pada hewan ovovivipar tergantung pada kondisi tubuh induknya.

Adapun durasi pertumbuhan anak akan dipengaruhi oleh lingkungan sekitar karena telur hewan ovovivipar ini sudah keluar dari tubuh induknya.

Contoh Hewan Ovovivipar

Biasanya untuk mempermudah pemahaman suatu pelajaran maka pengajar akan memberikan contoh-contoh.

Nah, kali ini saya akan memberikan beberapa contoh hewan ovovivipar agar kamu lebih mudah memahami bab ini.

1. Bunglon – Contoh Hewan Ovovivipar

hewan ovovivipar bunglon

Bunglon adalah salah satu contoh hewan yang berkembang biak dengan cara berletur dan beranak. Namun tidak semua jenis bunglon ya, Sahabat.

Selain dengan ovovivipar, terdapat beberapa jenis bunglon yang berkembang biak dengan cara mengeluarkan telurnya langsung.

Induk bunglon yang berkembang biak dengan cara ovovivipar akan menyimpan telur di dalam perutnya. Lalu setelah beberapa hari akan menetas di dalam perut tersebut dan kemudian dilahirkan.

Bunglon ini memiliki keunikan yang cukup bagus. Dia mampu berkamuflase dengan cara mengubah warna kulitnya sesuai media yang ditempati. Keunikan ini disebut mimikri.

Binatang unik ini dapat kamu jumpai di semak-semak atau di pohon-pohon sekitar rumah kamu dengan mudah. Namun untuk menangkapnya, sepertinya kamu harus berlarian mengejarnya.

Di alam bebas bunglon biasa memangsa serangga-serangga sebagai makanan pokoknya. Nah, jika kamu memelihara bunglon segera siapkan serangga yang cukup ya.

Oiya, durasi waktu penetasan telur di dalam perut induk  bunglon ini kira-kira sekitar 5 sampai 6 pekan ya.

2. Kadal

Contoh hewan ovovivipar kadal

Sebenarnya kadal termasuk golongan hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur. Akan tetapi terdapat beberapa jenis kadal yang berkembangbiak dengan cara ovovivipar.

Kadal menjaga telur yang telah dibuahi oleh pejantan di dalam perutnya.

Perkembangan embrio yang ada di dalam telur tersebut mengandalkan kuning telur sebagai nutrisi untuh bertumbuh.

Sang induk betina akan mengeluarkan telur tersebut ketika embrio di dalam telur sudah benar-benar menjadi individu baru dengan sempurna.

Kadal memiliki keunikan tersendiri, yaitu mampu menumbuhkan ekornya ketika terputus. Namun tentunya ekor baru tersebut tidak sebaik ekor pertama.

Kehidupan hewan bernama kadal ini berada di tanah. Biasanya kadal akan bersembunyi di bawah bebatuan atau kayu untuk tempat tinggalnya.

Oiya, kadal termasuk reptil ya, Sahabat. Kulit yang menutupi tubuhnya dipenuhi dengan sisik dan sedikit lendir.

Jika kamu seorang reptiler, beberapa jenis kadal mungkin dapat kamu koleksi untuk menghiasi rumah hunian kamu.

3. Iguana – Contoh Hewan Ovovivipar

contoh hewan ovovivipar iguana

Contoh hewan ovovivipar yang berikutnya adalah Iguana.

Beberapa orang menyebut iguana ini masih termasuk satu marga dengan kadal yang berada di daerah tropis seperti Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan kepulauan Karibia.

Iguana termasuk hewan unik. Konon dalam proses perkembangbiakannya ia mampu bertelur tanpa pejantan yang membuahi sel telurnya.

Hewan ovovivipar iguana mulai berkembangbiak ketika berumur 2 hingga 4 tahun. Pada saat itulah folikel mulai berkembang di dalam ovarium. Folikel tersebut terdiri dari banyak telur kecil.

Induk iguana betina yang sedang hamil atau bertelur tidak akan makan selama durasi waktu tertentu, yaitu 3 sampai 6 pekan.

Mengapa induk iguana tersebut tidak makan?

Induk iguana tidak makan selama 3 sampai 6 pekan karena perutnya penuh dengan sel telur dan hanya tersisa sedikit ruang untuk menyimpan makanan.

4. Ular Kadut

Contoh hewan ovovivipar ular Kadut

Berikutnya adalah hewan ovovivipar dari jenis ular, yaitu ular kadut. Ular ini memiliki warna tubuh abu-abu dengan belang warna putih.

Ular kadut ini biasa hidup di daerah air payau atau air tawar. Ia tidak bisa hidup di atas tanah karena kulitnya sangat tipis sehingga sangat mudah untuk robek.

Selain di daerah air payau dan tawar, ternyata ular ini konon juga dapat ditemukan di air laut dan muara.

Berbeda dengan beberapa jenis ular, ular kadut ini berkembangbiak dengan cara bertelur dan melahirkan.

Mula-mula iduk ular ini mengeluarkan telur yang telah dibuahi oleh ular jantan. Setelah itu telur tersebut akan dimasukkan ke perut betina hingga waktu menetas dan dilahirkan.

5. Platypus – Contoh Hewan Ovovivipar

Platypus

Selain dari jenis ular, contoh hewan ovovivipar juga dapat kamu temui pada Platypus.

Platypus adalah suatu hewan semi akuatik yang sering dijumpai di daerah bagian timur benua Australia.

Hewan tersebut memiliki mulut berbentuk paruh seperti paruh bebek dan memiliki empat kaki yang berselaput.

Sepanjang tubuh platypus diselimuti dengan bulu berwarna cokelat untuk menjaga suhu tubuhnya agar tetap hangat. Suhu tubuh platypus kira-kira sekitar 32 derajat Celcius.

Platypus dewasa memiliki berat badan di bawah 1 kg. Namun terdapat juga beberapa ekor yang bisa mencapai berat hingga lebih dari 2 kg.

Sebenarnya platypus berkembang biak dengan cara bertelur seperti hewan dalam kelas burung dan aves.

Akan tetapi platypus ini aneh dan unik. Platypus mempunyai kelenjar susu untuk menyusui bayi-bayinya setelah menetas seperti mamalia.

Karena keunikan yang tidak lazim ini, para ahli biologi menyebutkan platypus sebagai contoh hewan ovovivivar peralihan evolusi dari kelas burung ke kelas mamalia.

Bagaimana Sahabat, unik ya ciptaan Tuhan kita.

6. Salamander

salamander hewan ovovivipar

Contoh berikutnya adalah salamander. Istilah ini merupakan nama umum bagi sekitar 550 spesies amfibhi.

Bentuk tubuh contoh hewan ovovivipar yang satu ini mirip dengan kadal. Ukuran tubuhnya ramping, hidungnya pendek, dan ekornya cukup panjang.

Perkembangbiakan salamander dilakukan secara internal. Mula-mula salamander jantan akan menghasilkan sperma yang mengandung spermatofor.

Nah, sperma sang pejantan tersebut kemudian akan ditampung oleh salamander induk betina di dalam kloaka.

Apa itu klaoka? Kloaka adalah muara dari saluran urine, genital, dan pencernaan (urogenital) salamander.

Setelah telur salamander betina dibuahi dengan sperma salamander jantan maka akan terbentuk sebuah telur. Telur tersebut kemudian diletakkan di dalam air atau di darat.

Ada satu hal tentang keunikan telur salamander yang mungkin harus kamu ketahui, yaitu telur salamender tidak memiliki sel pelindung seperti telur unggas.

Nah, hal tersebut menjadikan telur salamender rawan terhadap polutan kimia, radiasi ultraviolet, dan faktor lain yang mengganggu pembelahan sel pada tahap awal embrio. Jika hal itu terjadi maka telur akan rusak dan tidak terbentuk individu baru.

7. Ular Boa

ular boa ovovivipar

Selain ulat kadut, ada lagi nih contoh hewan ovovivipar dari spesies ular yang perlu kamu pelajari juga, yaitu ular boa.

Ular boa merupakan ular pembelit dari spesies primitif yang tersebar di sebagian besar daerah tropis seperti Amerika Selatan, Amerika Tengah, dan kepulauan Karibia.

Ular boa ini sebenarnya cukup jinak. Namun ketika mendekati masa kawin, kamu harus lebih berhati-hati karena akan menjadi sangat agresif.

Usia ular boa yang sudah siap untuk kawin adalah 2 hingga 3 tahun.

Perkembangbiakan ular ini adalah dengan ovovivipar. Ketika sel telur telah dibuahi dan terbentuk telur maka telur tersebut akan disimpan di tubuh ular boa betina.

Kemudian setelah enam bulan telur tersebut akan menetas di dalam perut dan dilahirkan oleh sang induk.

Dalam satu kali kehamilan biasanya ular boa mampu menghasilkan sekitar 10 hingga 40 telur.

Anakan ular boa lazimnya memiliki panjang tubuh sekitar 50 hingga 60 cm.

8. Anaconda

anaconda ovovivipar

Terdapat contoh hewan ovovivipar lain dari spesies ular, yaitu ular anaconda. Anaconda termasuk golongan ular besar yang hidup di perairan tawar.

Daerah yang paling banyak dihuni oleh ular anaconda adalah sungai-sungai di daerah tropis Amerika Selatan.

Kehebatan yang dimiliki oleh ular anaconda adalah kemampuannya untuk melilit mangsa dengan sangat kuat dan sekaligus mampu bergerak dengan sangat cepat.

Seperti ular-ular pada umumnya, ular anaconda akan menjadi sangat agresif ketika masa perkawinan.

Dalam satu kali masa perkawinan, ular anaconda mampu menghasilkan 20 hingga 100 telur calon bayi ular.

Masa mengandung anaconda cukup lama, yaitu sekitar 6 hingga 7 bulan lamanya.

9. Ular Pucuk

 

Contoh hewan ovovivipar dari spesies ular berikutnya adalah ular pucuk.

Ular ini memiliki beberapa ciri khas, yaitu kepalanya bentuknya seperti pucuk daun, tubuhnya sangat pipih, dan warnanya adalah hijau.

Kamu tidak perlu terlalu khawatir dengan ular ini karena ular ini tidak berbahaya bagi manusia dan bisanya sangat lemah.

Namun meskipun demikian, bisa tersebut masih tetap ampuh untuk melumpuhkan mangsa makanannya.

Makanan ular ini adalah beberapa hewan kecil seperti burung kecil dan kodok.

Daerah habitat kehidupan ular ini adalah di India Barat, Cina Tumur dan beberapa negara Asia Tenggara. Bahkan di Indonesia juda sudah dapa kamu jumpai.

10. Ular Bangkai Laut

 

Contoh terakhir untuk hewan ovovivipar dari spesies ular adalah ular bangkai laut.

Ular bangkai laut ini sering disebut juga dengan ular hijau. Ular ini termasuk yang berbahaya bagi manusia karena bisanya sangat mematikan.

Ukuran tubuh untuk ular bangkai laut jantan adalah sekitar 100 cm. Sedangkan betinanya memiliki ukuran tubuh sekitar 80 cm.

Hewan ovovivipar yang satu ini termasuk hewan kategori nokturnal dan mencari makan di malam hari saja.

Berbeda dengan ular-ular lain, ular bangkai laut tidak mampu bergerak dengan gesit. Pergerakan ular ini sangat lambat. Namun ketika merasa terancam ular ini dapat bergerak sangat aktif.

Dalam satu kali masa kehamilan, ular bangkai laut ini mampu menghasilkan 20 hingga 70 ekor ular.

11. Kuda Laut

Kuda Laut

Contoh hewan ovovivipar berikutnya adalah kuda laut.

Hewan ini sangat unik dan berbeda dengan hewan-hewan lain. Jika hewan-hewan lain kehamilan dialami oleh betina, pada kuda laut ini justru sebaliknya.

Kuda laut yang mengalami kehamila adalah sang jantannya.

Kantung pengeraman pada tubuh kuda laut jantan mampu menyimpan dan juga mengerami sel telur yang ada pada tubuhnya.

Ukuran tubuh kuda laut sangat bervariasi, mulai dari ukuran 16 mm sampai 35 cm.

Habitat kehidupan kuda laut berada di perairan tropis sampai menengah yang ada di penjuru dunia.

Ada kabar buruk yang perlu kamu ketahui. Populasi kuda laut saat ini kabarnya sudah mulai terancam punah karena semakin marak penangkapan ilegal.

12. Ikan Hiu – Contoh Hewan Ovovivipar

hewan ovovivipar ikan hiu

Selain dari spesies reptil kadal dan ular, terdapat juga contoh lain untuk hewan ovovivipar dari spesies ikan, salah satunya ikan hiu.

Perkembangbiakan ikan hiu terjadi dengan beberapa tahap. Mula-mula pembuahan sel telur dari sperma hiu jantan.

Setelah itu telur akan disimpan di perut induk hiu betina untuk beberapa waktu. Ketika sudah menetas maka akan segera dilahirkan.

Perlu kamu ketahui juga bahwa embrio pada ikan hiu tidak mempunyai ari-ari sehingga bisa tumbuh menggunakan cadangan makanan yang ada di dalam telur.

Ikan hiu tidak bisa menghasilkan keturunan dengan jumlah banyak. Hal ini menjadi fokus keprihatinan para biologiawan.

Keprihatinan itu muncul karena banyaknya peningkatan penangkapan ikan hiu ilegal.

Pernapasan ikan hiu dilakukan dengan menggunakan lima hingga tujuh insang. Perbedaan jumlah insang tersebut tergantung jenis ikan hiu tertentu.

13. Ikan Pari

Ikan Pari

Contoh lain hewan ovovivipar dari jenis ikan adalah ikan pari. Ikan pari merupakan salah satu spesies terbesar di dunia.

Ikan pari memiliki ukuran tubuh yang sangat besar. Beberapa ikan pari bahkan mampu mencapar panjang 7 meter.

Perkembangbiakan ikan pari sama dengan ikan hiu. Telur yang dihasilkan akan dimasukkan ke dalam perut ikan betina.

Pembuahan pada calon ikan pari cukup unik karena hanya membutuhkan waktu singkat, yaitu sekitar 90 detik.

Adapun untuk masa kehamilan, ikan pari membutuhkan waktu sekitar 9 hingga 12 bulan.

Dalam satu kali masa kehamilan, ikan pari mampu menghasilkan 5 sampai 9 calon anak.

14. Ikan Guppy

ikan guppy hewan ovovivipar

Contoh terakhir untuk hewan ovovivipar versi mimpibaru.com adalah ikan guppy. Ikan tersebut sangat mudah untuh berkembangbiak dalam jumlah banyak.

Ikan guppy termasuk salah satu ikan hias terpopuler di dunia. Di beberapa negara ikan ini menjadi ajang kontes berhadiah.

Durasi waktu untuk masa kehamilan ikan guppy adalah sekitar 20 sampai 30 hari, tergantung pada suhu air.

Satu induk ikan guppy mampu mengeluarkan anak dengan jumlah 2 sampai 100 ekor dalam setiap kehamilanya.

Ukuran tubuh ikan guppy betina antara 4 sampai 6 cm panjangnya. Adapun guppy jantan ukuran tubuhnya lebih kecil.

Nah, itulah 14 contoh hewan ovovivipar yang dapat saya bagikan. Semoga bermanfaat dan membantu menambah wawasan kamu ya, Sahabat.

Avatar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *